Ketika Pemain Jebolan La Masia jadi Fondasi Kemenangan Barcelona atas Osasuna

Pemain jebolan La Masia tampil dominan dan jadi kunci kemenangan Barcelona atas Osasuna. Hansi Flick memuji kerja luar biasa akademi legendaris Blaugrana.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 14 Desember 2025, 14:56 WIB
Aurelien Tchouameni (Real Madrid) menghalau Eric Garcia (Barcelona) dalam laga La Liga 2025/2026 di Santiago Bernabeu, 26 Oktober 2025. (AP Photo/Bernat Armangue)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona menunjukkan identitasnya. Kemenangan 2-0 atas Osasuna pada pekan ke-16 La Liga tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang kekuatan regenerasi yang lahir dari La Masia.

Di tengah persaingan ketat papan atas, Blaugrana tampil solid dan efisien. Raphinha memang mencetak dua gol penentu, tetapi fondasi kemenangan dibangun dari lini belakang dan lini tengah yang diisi para pemain muda.

Pelatih Hansi Flick pun menyoroti hal tersebut. Pelatih asal Jerman itu memberi apresiasi tinggi kepada La Masia, yang kembali melahirkan pemain-pemain kunci di momen krusial musim ini.

Para pemain jebolan La Masia seperti Eric Garcia, Pau Cubarsi, hingga Gerard Martin tampil sangat bagus. Mereka menegaskan bahwa La Masia tidak pernah kehilangan talenta yang siap membela tim utama.


Lini Belakang Muda, Mentalitas Dewasa

Pelatih Barcelona, Hansi Flick saat memberikan instruksi dari pinggir lapangan bersama pemainnya Pau Cubarsi. (AP Photo/Joan Monfort)

Barcelona tampil dominan sejak awal, tetapi kunci kemenangan terletak pada pertahanan yang disiplin. Osasuna hanya mampu menciptakan tiga tembakan dengan 0,37 expected goals sepanjang laga.

Gerard Martin, Alejandro Balde, dan Pau Cubarsi menjadi simbol ketenangan itu. Ketiganya berusia 23 tahun atau lebih muda, namun tampil dewasa dalam membaca permainan dan menjaga organisasi lini belakang.

"Yang penting adalah tiga poin. Kami mengontrol permainan, di lini pertahanan kami bermain sangat baik. Mungkin kami tidak memiliki peluang besar, tetapi kami mendapatkan tiga poin," kata Flick.


Eric Garcia, Wajah dari Filosofi La Masia

Skuad Barcelona merayakan gol Lamine Yamal ke gawang Celta Vigo di laga di pekan ke-12 La Liga 2025/2026 di Balaidos, Senin (10/11/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Lalo R. Villar)

Dominasi Barcelona semakin terasa di lini tengah. Eric Garcia tampil impresif mendampingi Pedri, memberikan keseimbangan antara kontrol dan agresivitas.

Garcia mencatat akurasi umpan 93,8 persen dan aktif dalam duel. Perannya krusial dalam menjaga tempo sekaligus memutus transisi Osasuna sebelum berkembang.

"Saya harus mengucapkan selamat kepada La Masia atas apa yang telah mereka lakukan dengan para pemain muda. Ini benar-benar luar biasa," ucap Hansi Flick.

Selain nama-nama di atas, representasi La Masia pada duel lawan Osasuna juga ada pada diri Lamine Yamal, Marc Casado, dan Fermin Lopez.

Sumber: FotMob


Klasemen La Liga 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya