Fakta Baru: Tidak Ada Alarm Peringatan saat Kebakaran Gedung Terra Drone

Polisi memastikan tidak alarm kebakaran pada gedung yang ditempati oleh Terra Drone.

oleh Tim NewsDiterbitkan 12 Desember 2025, 17:53 WIB
Sebelumnya, 20 orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran hebat yang menghanguskan Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat. Tampak dalam foto, personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan saat berada di sekitar gedung perkantoran yang terbakar di Jakarta, Selasa 9 Desember 2025. (AP Photo/Dita Alangkara)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi memastikan tidak alarm kebakaran pada gedung yang ditempati oleh Terra Drone. Saat kebakaran terjadi, saksi lari ke lantai atas untuk memberi tahu api sudah membesar.

"Oh, alarm kebakaran juga berdasarkan keterangan saksi tidak ada. Jadi, itu yang tahu kebakaran karena ketika sudah terbakar di bawah, ada yang lari ke atas sambil memberi tahu bahwa ada kebakaran (di) lantai 2," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat (12/12).

Dia menyebut, saksi sempat membawa APAR ke lantai 1 yang menjadi lokasi kebakaran. "Terus kemudian dia sempat membawa salah satu APAR ini ke bawah. Nah jadi itu yang menjadi alarm-nya. Maksudnya alarm itu disampaikannya melalui mulut, manual," tegasnya.

"Jadi tidak ada alarm dari sistemnya sendiri. Saya kira itu," pungkasnya.

Dirut Terra Drone Tersangka

Polisi menetapkan satu orang sebagai tersangka terkait kebakaran yang terjadi pada Selasa (9/12). Diketahui, sebanyak 22 orang meninggal dunia atas kebakaran di gedung tersebut pada beberapa hari lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra mengatakan, satu orang tersebut itu merupakan Direktur Utama PT Terra Drone atas nama inisial MW.

"Yes (Dirut PT Terra Drone ditangkap dan tersangka)," kata Roby saat dihubungi, Kamis (11/12).

Penetapan tersangka ini dilakukan pihaknya pada Rabu (10/12) kemarin. Namun, ia belum bisa menjelaskan secara rinci atas penetapan tersangka dan penangkapan tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya