Liputan6.com, Jakarta - Di era digital saat ini, akses internet telah menjadi kebutuhan pokok bagi banyak orang. Kebutuhan ini seringkali dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu atau hoaks, terutama yang berkaitan dengan penawaran fasilitas internet gratis. Hoaks semacam ini seringkali beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi percakapan dan media sosial, menjanjikan kuota besar atau akses cuma-cuma.
Klaim-klaim ini biasanya muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari pembagian kuota internet gratis dalam jumlah fantastis hingga promo khusus yang mengatasnamakan lembaga atau acara besar. Namun, sebagian besar dari penawaran menggiurkan tersebut hanyalah tipuan belaka. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melakukan cek fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi serupa.
Advertisement
Cek Fakta Liputan6.com , telah mengidentifikasi dan membantah berbagai hoaks seputar fasilitas internet gratis, berikut daftarnya.
Link Pendaftaran Internet Rakyat Gratis
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Internet Rakyat gratis, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 5 Desember 2025.
Klaim link pendaftaran Internet Rakyat gratis berupa tulisan sebagai berikut.
"“Internet Rakyat Membantu Keluarga Indonesia — Gratis 3 Bulan!”
Modem siap dipasang, layanan langsung aktif, dan Anda tidak dikenakan biaya apa pun selama bulan pertama hingga ketiga."
Unggahan klaim tersebut disertai dengan menu daftar, jika diklik akan muncul tautan berikut.
"https://layanan.internet-rakyat.biz.id/?fbclid=IwY2xjawOnavVleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETE2bzh0V2FYamxGQTBoaXFEc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHlp6A1nmhi2OIaqP8DSfmDFmsDBTl3cte-39Kr0m9zLSJFFVZ-nXIngUMJD7_aem_1AQNX6TRWeYOjGS3v1Bppg"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang memuat formulir digital dan meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
Benarkah klaim link pendaftaran Internet Rakyat gratis? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini........
Link Pendaftaran Internet Rakyat Gratis 3 Bulan
Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran Internet Rakyat gratis tiga bulan. Postingan tersebut beredar di salah satu akun Facebook pada 27 November 2025.
Berikut isi unggahannya:
"Program Internet Rakyat Resmi Dibuka — Gratis 3 Bulan!
Bantu masyarakat tetap online dengan layanan internet gratis. Kuota besar, jaringan stabil, tanpa biaya pendaftaran"
Postingan menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
"PEMERINTAH LUNCURKAN INTERNET RAKYAT DENGAN KECEPATAN 100 MBPS
Dapat Internet Gratis 3 Bulan Pertama"
Postingan disertai menu pendaftaran, jika diklik akan muncul link berikut:
"https://gratis.internet-rakyat.site/?fbclid=IwY2xjawOZ8a9leHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZAwyNTYyODEwNDA1NTgAAR6tYFRkQt5gXgCxhZTdOUQUW_VuKjb3oEXtNj_kVJi92mt-GlQNHKTIgjXA2w_aem_tcPKRQ4H_AuAAk1sER_tog"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta identitas pribadi seperti nama dan nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran Internet Rakyat gratis tiga bulan? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Bantuan Kuota Internet dari Kemendikbud
Beredar di media sosial postingan yang mengklaim cara mendapatkan kuota internet dari Kemendikbud. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 14 November 2024.
Berikut narasinya:
"Pemerintah Kembali Menyalurkan Bantuan Kuota Internet KEMENDIKBUD Bagi Siswa(i), Mahasiswa, Guru, Dan Dosen Guna Mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Atau Belajar Online. Bantuan Tersebut Akan Mulai Diberikan Pada 10 November Hingga Akhir Desember 2024 Mendatang.
Bantuan Kouta Internet KEMENDIKBUD Ini Rencananya Akan Diberikan Kepada 45,7 Juta Siswa(i), Mahasiswa, Guru Dan Dosen. Anggarannya Rp 5,7 Triliun. Berikut Cara Kelam Bantuan Kuota Internet KEMENDIKBUD 👇🏻https://bagusseo.biz.id/koutagratisv1/
Buruan daftar teman-teman"
Lalu benarkah postingan yang mengklaim cara mendapatkan kuota internet dari Kemendikbud? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.