Liputan6.com, Jakarta - Nottingham Forrest sedang gelisah. Mereka harus bersiap kehilangan bek andalan Muriilo yang jadi sasaran Real Madrid dan Chelsea.
Semua tidak lepas dari performa impresif sang pemain di Liga Inggris. Pemain internasional Brasil itu mencatat akurasi umpan sekitar 84 persen, dengan rata-rata 1,8 intersepsi dan 3,8 sapuan per pertandingan.
Advertisement
Statistik ini menunjukkan tingkat konsistensinya sebagai pilar utama di jantung pertahanan Nottingham Forest.
Meski dalam posisi kuat karena Murillo terikat kontrak hingga 2029, Nottingham Forest layak cemas jika Real Madrid atau Chelsea meminang. Sebab, tawaran dari dua klub tersebut bisa membuat Murillo tergoda dan meminta dijual.
Situasi Murillo Saat Ini
Murillo telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan Nottingham Forest yang berlaku hingga 2029. Situasi ini membuat pihak manajemen sang klub menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk melepas Murillo ataupun Elliot Anderson pada bursa transfer Januari mendatang.
Laporan Daily Mail juga melaporkan bahwa kemungkinan perubahan baru bisa terjadi pada akhir musim, ketika evaluasi menyeluruh terhadap skuad dilakukan.
Keputusan Murillo untuk bertahan atau mencari tantangan baru pada akhir musim akan menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi masa depannya sebagai pemain sekaligus komposisi lini pertahanan Forest.
Alasan Chelsea Tergoda
Ada alasan mengapa Chelsea menginginkan Murillo. Pelatih Enzo Maresca menilai bahwa Murillo memiliki karakteristik yang sangat sesuai dengan gaya permainan berbasis penguasaan bola yang diterapkannya.
Hal ini membuat bek muda tersebut menjadi salah satu target yang tengah dipantau. Sebab, kemampuannya tidak hanya memperkuat lini pertahanan, tapi juga mendukung gaya membangun serangan dari belakang.
Real Madrid Butuh Wajah Baru di Lini Belakang
Selain Murillo, Real Madrid juga menyiapkan sejumlah opsi cadangan untuk memperkuat lini pertahanan. Sebab, klub ibu kota Spanyol itu berpotensi kehilangan dua bek senior David Alaba dan Antonio Rudiger.
Salah satu alternatif utama adalah Marc Guehi dari Crystal Palace. Bek berusia 24 tahun ini kontraknya akan habis pada akhir musim, sehingga Madrid melihat peluang untuk merekrutnya dengan biaya rendah.
Guehi dikenal memiliki gaya bermain yang tenang dan disiplin, yang dinilai sangat sesuai dengan filosofi kepelatihan Xabi Alonso di Real Madrid.