Saham BUMI Kembali Menguat pada Sesi I Hari Ini 11 Desember 2025

Beriku pergerakan harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada perdagangan saham Senin, (11/12/2025).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 11 Desember 2025, 12:25 WIB
Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Kamis, (11/12/2025) hingga penutupan perdagangan sesi pertama. Kenaikan harga saham BUMI terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memerah.

Mengutip data RTI, harga saham BUMI ditutup naik 14,11% pada sesi pertama ke posisi Rp 372 per saham. Harga saham BUMI dibuka naik enam poin ke posisi Rp 332 per saham. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 378 dan terendah Rp 326 per saham. Total frekuensi perdagangan 372.562 kali dengan volume perdagangan saham 160.379.424 saham dengan nilai transaksi Rp 5,6 triliun.

Berdasarkan data Google Finance, harga saham BUMI melambung 87,88%. Secara year to date (ytd), harga saham BUMI terbang 202,44%.

Sementara itu, pada sesi pertama, IHSG berbalik arah melemah. IHSG turun 0,31% ke posisi 8.673,71. Indeks saham LQ45 merosot 0,60% ke posisi 851,7. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 8.776,97 dan level terendah 8.662,05. Sebanyak 425 saham melemah dan 229 saham menguat. 145 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.078.261 saham dengan volume perdagangan 40,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 19,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.658.

Mayoritas sektor saham memerah. Sektor saham consumer nonsiklikal susut 1,47%, dan catat koreksi terbesar. Kemudian sektor saham transportasi terpangkas 1,37% dan sektor saham infrastruktur susut 0,74%. Sementara itu, sektor saham basic melemah 0,04%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,40%, sektor saham keuangan merosot 0,34%, sektor saham properti melemah 0,54% dan sektor saham infrastruktur melemah 0,74%.

Di sisi lain, sektor saham energi naik 2,41% dan catat kenaikan terbesar. Disusul sektor saham industri menanjak 0,87%, sektor saham consumer siklikal menguat 0,71% dan sektor saham teknologi bertambah 0,22%.

UBS Lepas 769 Juta Saham Bumi Resources

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan bursa saham 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, UBS Group AG melaporkan perubahan kepemilikan sahamnya di PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perwakilan UBS, Dominic Eichrodt dan Ruby Ko, perusahaan menyatakan telah menjual sebagian kepemilikannya pada emiten pertambangan tersebut.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/11/2025) UBS menyebutkan jumlah saham BUMI yang dimiliki turun dari 26,38 miliar saham (7,11%) menjadi 25,61 miliar saham (6,90%). Penurunan terjadi setelah UBS melepas 769.454.100 saham pada transaksi terakhir tanggal 20 November 2025, dengan harga Rp 228,994 per saham.

UBS menjelaskan aksi penjualan saham tersebut dilakukan untuk kebutuhan lindung nilai derivatif klien.

Kepemilikan saham UBS di BUMI terdiri dari kepemilikan langsung dan tidak langsung melalui beberapa entitas dan cabang UBS, termasuk UBS AG London Branch sebagai pemilik manfaat langsung, serta aset-aset yang tercatat atas nama klien Wealth Management melalui cabang UBS di Singapura, Hong Kong, dan Swiss. 

 

Pembelian Saham BUMI

Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Selain itu, MultiConcept Fund Management S.A. dan UBS Fund Management (Switzerland) AG juga tercatat sebagai manajer dana terkait kepemilikan tersebut.

Sebelumnya, UBS Group AG menambah kepemilikan saham BUMI pada pertengahan November 2025.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (23/11/2025), UBS Group AG membeli 2.921.668.200 saham BUMI pada 14 November 2025 dengan harga pembelian Rp 197,72.  Jumlah saham yang dibeli itu setara 0,78%. Dengan demikian, nilai pembelian saham BUMI oleh UBS Group AG sekitar Rp 577,67 miliar.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya