Final Fantasy VII Remake Part 3 Siap Tentukan Judul Akhir, Highwind Jadi Kunci Cerita Penutup

Final Fantasy VII Remake Part 3 kini memasuki tahap penting dengan dua kandidat judul terakhir yang siap ditetapkan sebelum akhir tahun.

oleh Arief Ferdian MaulanaDiterbitkan 09 Desember 2025, 09:42 WIB
Final Fantasy VII (Remake). (Photo: Square Enix - Steam)

Liputan6.com, Jakarta - Final Fantasy VII Remake Part 3 memasuki tahap penting dalam proses produksinya. Tim pengembang memastikan bahwa judul resmi untuk penutup trilogi tersebut sudah disaring menjadi dua opsi terakhir dan akan ditentukan sebelum tahun berakhir.

“Kami sudah mempersempitnya menjadi dua, dan tahun ini keputusan finalnya akan diambil,” ungkap co-director Final Fantasy VII Remake dan sutradara Rebirth, Naoki Hamaguchi, dalam percakapan bersama kreator YouTube Julien Chièze.

Hamaguchi menuturkan, proses kreatif di balik Remake Part 3 berjalan intens dan penuh tanggung jawab. Ia menyebut seri tersebut memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya.

“Final Fantasy membentuk saya hingga akhirnya memilih jalan sebagai pengembang game. Setelah bekerja lebih dari dua puluh tahun, saya merasa perlu menjaga sekaligus membawa warisannya ke level yang lebih tinggi untuk generasi berikutnya,” kata Hamaguchi.

Menurutnya, pengerjaan Final Fantasy VII Remake Part 3 kini sudah berjalan stabil. Judul final akan diumumkan pada 2025, yang sekaligus membuka kemungkinan pengungkapan pertama di ajang The Game Awards 2025, yang rutin menjadi panggung utama bagi pengumuman besar industri game.

Satu informasi penting yang dibagikan Hamaguchi yang dikutip Currently, Selasa (9/12/2025), adalah hadirnya kata kunci “Highwind” sebagai fokus utama dalam game terbaru ini. Istilah tersebut hampir pasti merujuk pada pesawat legendaris milik Chid yang menjadi elemen penting eksplorasi dunia secara luas.

“Highwind akan menjadi elemen besar dalam bagian ketiga,” ucapnya tanpa merinci lebih jauh.

Pengalaman Baru dan Visi Besar dalam Penutup Triloginya

Komitmen Square Enix ingin lebih fokus menggarap daur ulang seri ketujuh Final Fantasy tersebut disampaikan langsung lewat sang produser

Ia mengaku, tim akan bertekad menghadirkan pengalaman yang berbeda dari dua game sebelumnya, Remake dan Rebirth. “Kami ingin memberikan pengalaman yang benar-benar baru bagi pemain, bukan hanya mengulang formula yang sama,” jelasnya.

Hamaguchi menambahkan bahwa masukan pemain dari Remake dan Rebirth menjadi modal penting untuk menciptakan pengalaman terbaik di seri terakhir ini.

Selain tantangan teknis, Hamaguchi mengungkap beratnya menjaga konsistensi visi dalam proyek jangka panjang seperti trilogi remake ini.

“Seorang sutradara harus mempertahankan energi yang bisa menggerakkan ratusan anggota tim selama bertahun-tahun,” ujarnya.

Konsistensi visi itulah yang terus ia jaga dalam mengarahkan perjalanan akhir kisah Cloud dan kawan-kawan dalam versi remake modern ini.

Walau detail lengkap masih dirahasiakan, kemajuan pengembangan dan pengakuan soal dua kandidat judul terakhir membuat penggemar semakin menanti. Sorotan khusus pada Highwind pun membuat rasa penasaran penggemat mengenai bagaimana Square Enix akan menutup salah satu proyek JRPG terbesar dalam satu dekade terakhir.

Infografis Game Berbahaya

Infografis game yang dianggap berbahaya untuk anak-anak (Sumber: Infografis Sahabat Keluarga kemendikbud).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya