Seskab Teddy Ungkap Prabowo Bawakan Mainan untuk Anak-Anak Korban Bencana Banjir Aceh

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh secara khusus juga membawakan berbagai mainan untuk anak-anak yang berada di tenda pengungsian.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 08 Desember 2025, 15:50 WIB
Presiden Prabowo Subiantosecara khusus juga membawakan berbagai mainan untuk anak-anak yang berada di tenda pengungsian di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. (Instagram @sekretariat.kabinet)

Liputan6.com, Jakarta - Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, pada Minggu 7 Desember 2025 tak sekedar untuk mengecek pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir bandang.

Dia juga mengunjungi tenda pengungsian korban bencana serta dapur umumnya. Kedatangan Prabowo hanya dengan tangan kosong. Dia secara khusus membawakan berbagai mainan untuk anak-anak yang berada di tenda pengungsian korban bencana.

"Kepala negara juga membawakan berbagai bentuk mainan anak-anak sebagai sedikit penghibur bagi generasi muda bangsa tersebut," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dari akun Instagram resmi Sektetariat Kabinet, Senin (8/12/2025).

Dari video yang dibagikan di Instagram Sekretariat Kabinet, anak-anak yang berada di tenda pengungsian pun tersenyum sumringah mendapat mainan dari Presiden Prabowo.

Mereka langsung memainkan mainan pemberian Prabowo di tenda pengungsian. Tampak anak-anak yang mendapat mainan mobil-mobilan, dan ada pula yang bermain bola bersama. Untuk anak-anak perempuan, mereka memainkan boneka di tenda pengungsian.

Seskab Teddy memastikan bahwa pemerintah akan terus mengirimkan bantuan tambahan untuk korban terdampak banjir di Sumatra. Selain itu, kata dia, pemulihan pasca bencana akan dipercepat sehingga pengungsi bisa dapat kembali ke rumah dan hidup layak.

"Pemerintah menegaskan bahwa bantuan tambahan akan terus dikirim dan berbagai langkah pemulihan akan dipercepat hingga seluruh pengungsi dapat kembali ke rumah dengan aman dan layak," tutup Teddy.

 

Seskab Teddy Ungkap Keseriusan Prabowo soal Penanganan Bencana Sumatra

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi posko pengungsian korban terdampak banjir di Padang Pariaman, Sumatra Barat, Senin (1/12/2025) (Biro Pers Istana)

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo Subianto sangat serius dalam mengupayakan pemulihan pascabencana yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dalam rapat terbatas penanganan bencana Sumatra di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh, Minggu 7 Desember 2025, Prabowo, kata dia, mengingatkan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam penanganan.

"Kepala Negara menegaskan beberapa hal, di antaranya; pentingnya kecepatan, ketepatan, dan konsistensi tindakan dari seluruh unsur pemerintah untuk memastikan keselamatan dan pemulihan warga terdampak," kata Teddy dalam akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Senin (8/12/2025).

Prabowo, lanjut dia, meminta operasi terpadu TNI, Polri, Basarnas, BNPB, serta pemerintah daerah terus diperkuat. Khususnya, dalam mempercepat distribusi bantuan ke lokasi-lokasi terdampak bencana.

"Memastikan keamanan wilayah, dan memulihkan konektivitas antardaerah yang terputus akibat bencana," kata Teddy.

Tak hanya itu, kata dia, Prabowo juga meminta rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir akan menjadi prioritas pemulihan pascabencana.

"Terkait banyaknya rumah warga yang mengalami kerusakan dan perlu mendapatkan dukungan pembangunan kembali dari pemerintah, Kepala Negara menegaskan bahwa kebutuhan tersebut akan menjadi bagian dari prioritas pemulihan pascabencana," tutur Teddy.

 

Akui Banyak Tantangan

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Bandar Udara Orly Paris, Prancis, Selasa (15/7/2025). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden).

Teddy tak menepis masih banyak tantangan yang ditemui di sejumlah lokasi bencana. Kendati begitu, pemerintah akan terus memastikan penanganan dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.

Dalam rapat terbatas, Prabowo juga meminta agar manajemen penyaluran bantuan agar diperhatikan secara lebih teliti, khusunya soal obat.

"Obat-obatan termasuk dalam kebutuhan prioritas yang harus segera dipenuhi dan dipastikan tiba tepat waktu kepada masyarakat yang membutuhkan," tutur Teddy.

Prabowo juga menyoroti pemenuhan kebutuhan pakaian bagi warga terdampak. Tidak hanya melalui program khusus penyediaan pakaian untuk wilayah bencana, dia mendorong partisipasi publik melalui donasi pakaian layak pakai.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan pentingnya menjaga integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih dalam setiap upaya penanganan dan pemulihan bencana di tanah air.

"Kekompakan seluruh unsur pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan di wilayah terdampak," pungkas Teddy.

Infografis Hilangnya 4 Kampung Usai Banjir dan Longsor Aceh. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya