Indodax Perkuat Literasi dan Edukasi Kripto

Indodax menyebutkan, memperluas pemahaman masyarakat terhadap kripto dilakukan konsisten dengan memperhatikan tiga hal ini.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 08 Desember 2025, 06:00 WIB
Koin Kripto atau Crypto. Disimak harga kripto hari ini.

Liputan6.com, Jakarta - Upaya peningkatan literasi dan edukasi aset kripto di Indonesia terus dilakukan seiring besarnya potensi ekonomi digital yang diproyeksikan mencapai USD 360 miliar pada 2030. Salah satu inisiatif tersebut dijalankan oleh Indodax melalui pengembangan berbagai program edukasi, termasuk Indodax Academy.

 Vice President Indodax Antony Kusuma menyampaikan bahwa langkah memperluas pemahaman masyarakat terhadap aset kripto dijalankan secara konsisten dengan memperhatikan aspek inovasi, keamanan, serta edukasi berkelanjutan.

"Kami ingin memastikan masyarakat dan investor kripto mendapatkan pengalaman investasi aset kripto yang bertanggung jawab dan didukung informasi yang akurat," ungkap Antony dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 5 Desember 2025.

Selain mendorong literasi, Indodax juga berupaya menjaga perannya sebagai salah satu platform pertukaran kripto terbesar di Indonesia, sekaligus membawa eksistensi merek lokal ke pasar internasional. 

"Indodax berkomitmen tetap konsisten menghadirkan pengalaman investasi yang tepercaya, mudah diakses, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik," tegas Antony dalam keterangan resmi, Senin (8/12/2025).

Dorong Brand Lokal Tembus Pasar Global

Dalam kesempatan terpisah, Indodax meraih Anugerah Brand Populer Indonesia kategori Jasa Keuangan (Crypto Exchange) pada ajang Disway Award 2025. Penghargaan ini diberikan kepada merek yang paling dikenal dan pertama kali muncul di benak responden berdasarkan hasil riset.

Founder Disway Dahlan Iskan menilai penghargaan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi bagian dari dorongan agar merek lokal mampu bersaing di kancah global.

"Indonesia harus punya semakin banyak brand yang terkenal secara global. Membangun brand itu perjuangan yang tidak mudah, dan itu harus dihargai," jelas Dahlan.

 

Tingkat Kepercayaan

Ilustrasi Kripto. (Foto By AI)

Menanggapi penghargaan tersebut, Antony menyebut apresiasi tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan publik terhadap Indodax sebagai penyedia layanan pertukaran kripto di dalam negeri. 

"Penghargaan ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap Indodax sebagai platform crypto exchange yang aman, kredibel, dan relevan bagi para pengguna di Indonesia. Pengakuan berbasis riset ini semakin menguatkan komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang berstandar tinggi," jelas Antony menyampaikan.

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Pajak Kripto Tembus Rp 1,71 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Separuh

Ilustrasi Indodax (Dok: Indodax)

Sebelumnya, Pemerintah mencatat penerimaan pajak dari sektor aset kripto mencapai Rp 1,71 triliun hingga September 2025, menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak pajak kripto mulai diberlakukan pada 2022.

Data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat, penerimaan pajak kripto terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2022, pajak kripto tercatat Rp 246,45 miliar, turun menjadi Rp220,83 miliar di 2023. Namun, pada 2024 melonjak menjadi Rp 620,4 miliar dan berlanjut ke Rp 621,3 miliar hingga September 2025.

Komposisi penerimaan tersebut terdiri atas Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar Rp 836,36 miliar dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri Rp 872,62 miliar. Angka ini menunjukkan kripto bukan sekadar instrumen investasi alternatif, tetapi juga kontributor nyata bagi penerimaan negara.

Bursa aset kripto terbesar di Indonesia, Indodax, turut berperan besar dalam capaian tersebut. Kontribusi pajak Indodax mencapai hampir setengah dari total pajak kripto nasional, mencerminkan peran strategis bursa domestik dalam mendukung ekosistem keuangan digital Indonesia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya