Liputan6.com, Jakarta - Para atlet Indonesia yang akan tampil di SEA Games 2025 Thailand telah resmi dikukuhkan Erick Thohir selaku Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia (Menpora RI), didampingi oleh Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia.
Tidak semua atlet yang mewakili Indonesia mengikuti upacara pengukuhan itu karena sebagian di antaranya telah berangkat terlebih dahulu ke Thailand. Chef de Mission Indonesia untuk SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono menyebutkan jumlah atlet yang akan terbang ke Negeri Gajah Putih sebanyak 1021 atlet.
Advertisement
Sebanyak 1021 atlet akan bertanding di 49 dari 51 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang yang dihelat pada 9-20 Desember 2025. Saat ini jumlah atlet yang dikirimkan untuk SEA Games edisi ini telah meningkat dari yang sebelumnya yang berjumlah di kisaran 996 atlet.
Menpora Erick Thohir menjelaskan, bahwa penambahan ini merupakan bentuk dukungan terbaik yang telah dilakukan demi hasil memuaskan di SEA Games. “Kita berikan yang terbaik, salah satunya Kemenpora menggunakan anggaran semaksimal mungkin untuk mengirimkan atlet Indonesia sebanyak-banyaknya supaya juga meraih medali sebanyak-banyaknya,” jelas Erick.
Untuk edisi SEA Games tahun ini, terdapat target raihan 80 medali emas. Oleh karenanya, Erick menyebut bahwa Kemenpora dan pemerintah akan berkomitmen penuh dalam mendukung kontingen Indonesia di Thailand.
Target 80 Medali Emas
Selaras dengan upaya untuk memberikan yang terbaik demi Indonesia, target membawa pulang 80 medali telah ditetapkan, supaya kontingen Merah Putih dapat kembali ke tanah air dengan hasil membanggakan.
Dalam pengukuhan kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025, Erick turut mempertegas target 80 medali emas tersebut. “Nah, 80 emas itu ya target,” pungkas Erick.
Meski begitu, Erick menambahkan bahwa capaian 80 medali emas bukanlah batas maksimal bagi para atlet untuk berprestasi di ajang ini. “Tapi apakah kita berpuas diri dengan 80 emas? Tidak. Jadi jangan dibalik paradigmanya, justru kita berikan yang terbaik dan berdoa yang terbaik,” ujar Erick.
Perubahan Tidak Akan Ganggu Kesiapan Atlet
Chef de Mission Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono turut menyampaikan adanya adanya perubahan venue yang sebelumnya direncanakan di Songkhla, kini dipusatkan di Bangkok dan Chonburi.