Mendag Jamin Pasokan Sembako di Daerah Bencana Aman

Mendag menyebut salah satu tantangan dalam proses distribusi adalah akses yang terputus.

oleh Fajar AbroriDiterbitkan 05 Desember 2025, 20:09 WIB
Mendag bicara kebutuhan sembako di daerah bencana

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan (mendag), Budi Santoso, memastikan bahwa kebutuhan sembako di wilayah yang sedang menghadapi bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat berada dalam kondisi terkendali.

Dia menegaskan bahwa pihaknya tetap memantau distribusi barang pokok meski prioritas utama saat ini adalah penyaluran bantuan kemanusiaan.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Pasar Jebres, Solo, pada Jumat (5/12/2025), Budi menyampaikan bahwa stok kebutuhan dasar menjelang perayaan Natal telah dipastikan cukup.

"(Pasokan sembako) Aman, aman. Jadi kebutuhan pokok menjelang Natal kemarin sudah kita pastikan," kata dia.

Koordinasi Intensif dengan Distributor

Dalam keterangannya, Budi menerangkan bahwa kementerian sudah berkoordinasi dengan distributor serta pemasok untuk memastikan jalur distribusi menuju daerah bencana tetap berjalan. Upaya pengecekan rutin dilakukan agar tidak ada hambatan berarti dalam penyaluran sembako.

Ia juga menuturkan bahwa koordinasi intensif dengan pemerintah daerah terus dilaksanakan untuk memantau kondisi lapangan. Menurutnya, komunikasi berkesinambungan menjadi kunci dalam memastikan kebutuhan masyarakat di daerah terdampak tetap terpenuhi.

Lebih jauh, Budi kembali menekankan bahwa perhatian utama Kemendag sementara ini tertuju pada pengiriman donasi bagi warga yang terdampak bencana.

"Kami sudah koordinasi dengan distributor dan pemasok. Mereka menyanggupi dan pada prinsipnya enggak ada masalah. Ya tinggal bagaimana nanti mendistribusikannya. Kan mungkin ada beberapa infrastruktur yang perlu diperbaiki. Tapi kita terus koordinasi di daerah masing-masing," ujar Budi.

Tantangan Distribusi Akses Terputus

Ia menjelaskan bahwa tantangan utama saat ini berada pada akses distribusi, mengingat beberapa infrastruktur rusak akibat bencana. Meski begitu, kementerian berupaya mencari solusi agar bantuan dapat segera sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

Budi turut mengungkapkan bahwa bantuan yang dikirim tidak hanya berasal dari kementerian, tetapi juga hasil donasi para pegawai Kemendag. Partisipasi internal ini menjadi bagian dari dukungan moral dan material bagi para korban.

Sebagai penutup, ia menegaskan kembali bahwa stok pangan tetap terjaga di seluruh wilayah, termasuk daerah bencana.

"Kita fokus bantun-bantuan terus kita salurkan. Pasokan sembako aman, ya tidak hanya di tempat bencana, di semua tempat aman. Karena kan tinggal bagaimana koordinasi penanggulangannya, ya. Tapi kalau yang terkena di sana kan memang kita kasih bantuan," ucap Budi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya