10 Transfer Terburuk di Liga Inggris Musim Ini: Trio Liverpool Jadi Sorotan

Musim ini, sejumlah transfer di Liga Inggris gagal memenuhi ekspektasi. Berikut 10 transfer terburuk yang menimbulkan kekecewaan bagi klub dan suporter.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 05 Desember 2025, 13:09 WIB
Alexander Isak menjalani debut sebagai pemain Liverpool dalam duel versus Atletico Madrid pada fase liga Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB. (AFP/Oli Scraff)

Liputan6.com, Jakarta - Musim ini Liga Inggris kembali menyajikan drama transfer yang tidak kalah seru dari laga di lapangan. Beberapa pemain yang diboyong dengan harga tinggi ternyata gagal memberikan dampak positif bagi tim.

Para penggemar pun dibuat kecewa karena performa pemain baru jauh dari harapan. Klub-klub pun harus menghadapi konsekuensi finansial dari kesalahan transfer tersebut.

Tercatat, beberapa pemain yang dibeli dengan harga puluhan juta pounds bahkan tidak mendapatkan waktu bermain yang cukup. Hal ini menjadi sorotan media dan analis sepak bola Inggris.

Fenomena transfer gagal ini bukan hanya masalah performa, tapi juga adaptasi pemain terhadap gaya permainan baru. Banyak pemain kesulitan menyesuaikan diri dengan tuntutan kompetisi Premier League.

Dari segi manajemen, keputusan transfer yang kurang tepat ini menunjukkan perlunya evaluasi strategi perekrutan pemain. Klub-klub yang terlalu cepat memutuskan pembelian tanpa pertimbangan matang kini merasakan dampaknya.

Berikut 10 transfer terburuk Liga Inggris yang menimbulkan kekecewaan bagi klub dan suporter.


10. Armando Broja (Burnley)

Armando Broja seperti demam panggung dengan kerap bingung ketika mendapat bola saat tampil melawan Wolverhampton Wanderers. Pemain berusia 22 tahun ini tak cukup layak menjadi starter untuk tim sekelas Chelsea. (AP Photo/Rui Vieira)

Burnley merekrut Armando Broja dari Chelsea dengan nilai 20 juta pounds pada musim panas lalu. Transfer ini langsung memunculkan tanda tanya besar sejak awal musim.

Broja terakhir mencetak gol di Liga Inggris pada Oktober 2023 bersama Chelsea. Sejak itu, ketajamannya seperti menghilang sepenuhnya.

Hingga kini, Broja belum mampu memberi dampak signifikan bagi Burnley. Keraguan publik terhadap keputusan transfer ini pun semakin menguat.


9. Tolu Arokodare (Wolves)

Pemain incaran Manchester United Tolu Arokodare (AFP)

Wolves berharap banyak pada Tolu Arokodare sebagai solusi lini depan mereka. Namun harapan tersebut belum terwujud hingga pekan ke 14.

Dalam sembilan penampilan liga, Arokodare belum mencatatkan satu pun gol atau assist. Catatan ini menjadi salah satu yang terburuk di antara penyerang Liga Inggris.

Kontribusinya yang minim membuat Wolves kesulitan keluar dari zona bawah. Posisi klub di klasemen pun semakin terancam.


8. Thierno Barry (Everton)

Thierno Barry dari Everton (kanan) melepaskan tembakan ke gawang melewati Gianluca Mancini dari AS Roma dalam laga persahabatan pramusim antara Everton dan AS Roma di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, Inggris, Sabtu, 9 Agustus 2025. (Peter Byrne/PA via AP)

Thierno Barry mencatatkan 13 penampilan di Liga Inggris musim ini. Namun ia baru menghasilkan satu tembakan tepat sasaran dari 15 percobaan.

Kesempatan emas yang terbuang di laga melawan Sunderland menjadi titik balik kritik publik. Sejak saat itu, tekanan terhadap sang pemain semakin besar.

Lanjut Baca:

Barry masih berusia 23 tahun dan dinilai membutuhkan adaptasi. Meski begitu, Everton jelas membutuhkan hasil lebih cepat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya