Liputan6.com, Jakarta - AC Milan harus mengakhiri langkah di ajang Coppa Italia usai kalah tipis 0-1 dari Lazio. Massimiliano Allegri menyoroti kegagalan timnya dalam memaksimalkan peluang serta kesalahan yang kembali terulang.
Kekalahan tersebut terasa makin menyakitkan karena Milan sebenarnya datang dengan modal positif. Mereka baru saja menang melawan Lazio di ajang Serie A beberapa hari sebelumnya di kandang sendiri.
Advertisement
Namun situasi berbalik di Stadion Olimpico pada pertandingan Jumat (5/12/2025) dini hari WIB. Lazio mampu memanfaatkan celah yang muncul di fase krusial laga.
Gawang Rossoneri kebobolan gol sundulan Mattia Zaccagni di menit ke-80 dari situasi sepak pojok. Alhasil, Rafael Leao dan kolega gagal melaju ke babak perempat final.
Pola Kesalahan yang Kembali Terulang
AC Milan sejatinya tampil cukup berimbang melawan Lazio sepanjang pertandingan. Namun sejumlah kesalahan sederhana di momen penting kembali menjadi pembeda hasil akhir.
Tekanan yang seharusnya bisa dikelola justru berubah menjadi bumerang bagi Rossoneri. Situasi ini membuat Lazio mampu mencuri kemenangan lewat bola mati.
"Lazio memenangkan pertandingan di mana kami lebih banyak mengalami kesulitan dibanding laga sebelumnya karena beberapa kesalahan umpan di babak pertama yang menghadiahkan peluang," kata Massimiliano Allegri kepada Sport Mediaset.
"Ini pertandingan yang statis dan siapa yang mencetak gol lebih dulu akan menang, tetapi kami tidak memaksimalkan peluang, sementara kami kebobolan dari sepak pojok yang seharusnya bisa kami pertahankan dengan lebih baik," ujar Massimiliano Allegri.
Gol Penentu Lazio dan Lemahnya Antisipasi Milan
Gol kemenangan Lazio berawal dari sepak pojok yang memunculkan kontroversi di lapangan. Proses terjadinya situasi tersebut menuai protes karena dinilai seharusnya berawal dari tendangan gawang.
Terlepas dari kontroversi tersebut, lemahnya penjagaan membuat Mattia Zaccagni bisa menyambut bola dengan bebas di dalam kotak penalti. Milan pun kembali membayar mahal kelengahan mereka.
"Itu terjadi saat kami sebenarnya menguasai permainan, tetapi kami membuat tiga atau empat kesalahan sepele dengan memberikan tendangan bebas dan sepak pojok," ujar Allegri.
"Itu juga terjadi saat melawan Cremonese dan Pisa musim ini, ketika kami dominan tetapi tidak membuatnya berarti, maka itu menjadi berbahaya. Kami harus memperbaiki itu," ucap Allegri.
Sumber: Football Italia