Kritik Super Pedas John Terry untuk Chelsea: Takkan Bisa Juara Jika Seperti Ini Terus!

Legenda Chelsea, John Terry, melontarkan kritik pedas usai The Blues tampil mengecewakan saat takluk dari Leeds United di Elland Road, Kamis (4/12/2025) dini hari WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 04 Desember 2025, 23:24 WIB
Sejumlah pemain Chelsea (kiri) dan pemain Leeds United berduel udara dalam laga lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Elland Road, Leeds, Inggris, Rabu (03/12/2025). (AP Photo/PA/Mike Egerton)

Liputan6.com, Jakarta - Legenda Chelsea, John Terry, melontarkan kritik pedas usai The Blues tampil mengecewakan saat takluk dari Leeds United di Elland Road, Kamis (4/12/2025) dini hari WIB.

Terry menilai kurangnya pengalaman dalam skuad Enzo Maresca bisa menjadi faktor yang menggagalkan ambisi klub bersaing dalam perebutan gelar musim ini.

Dalam laga tersebut, Maresca melakukan lima perubahan dari pertandingan sebelumnya, salah satunya terpaksa karena Moises Caicedo mendapatkan suspensi.

Namun rotasi besar itu justru berbuah petaka. Performa tim menurun drastis setelah sebelumnya tampil brilian melawan Barcelona dan menunjukkan perlawanan tangguh kontra Arsenal.

Kekalahan di Leeds membuat Chelsea kini tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Premier League.


Terry Kecam Chelsea

Jaka Bijol dari Leeds United (ketiga dari kanan) mencetak gol timnya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Chelsea di Leeds, Inggris, Rabu, 3 Desember 2025. (Mike Egerton/PA via AP)

Melalui unggahan di media sosial, Terry tak menahan kekesalannya. Menurutnya, Chelsea tampil terlalu lembek dan tidak mampu mengimbangi agresivitas tuan rumah.

“Itu performa yang sangat buruk. Leeds selalu agresif dan para fans mereka menciptakan atmosfer yang panas. Kamu harus siap tempur sejak menit pertama, dan kita tidak melakukannya,” tegas Terry.

Mantan kapten The Blues itu juga menyoroti buruknya babak pertama Chelsea, meski sempat menunjukkan sedikit peningkatan ketika Pedro Neto masuk dan memperkecil keadaan menjadi 2-1.

“Kita tidak bisa bertanding seperti itu setelah dua performa luar biasa melawan Barcelona dan Arsenal. Jika ingin jadi penantang gelar, kamu harus konsisten,” lanjutnya.


Chelsea Masih Kurang Punya 'Nyali Away'

Ao Tanaka (kiri) dari Leeds United mencetak gol timnya ke gawang Chelsea dalam pertandingan Liga Inggris di Leeds, Inggris, Rabu, 3 Desember 2025. (Mike Egerton/PA via AP)

Terry menilai masalah terbesar Chelsea adalah ketidakmampuan membaca intensitas laga tandang, terutama di markas tim-tim yang mengandalkan fisik dan atmosfer suporter.

“Kalau kamu pergi ke Leeds, kamu tahu itu selalu jadi pertarungan. Kamu harus memenangkan duel, menunjukkan determinasi, baru setelah 15-20 menit kamu bisa mainkan sepak bola kamu.”

Selain mentalitas, Terry juga menyoroti gol yang bersumber dari bola mati serta sejumlah kesalahan individual yang dianggapnya “jelas tidak cukup baik”.

 


Desak Maresca Tidak Lagi Berlebihan dalam Rotasi

Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberikan instruksi kepada para pemain dari pinggir lapangan dalam pertandingan Premier League antara Chelsea dan Liverpool di Stamford Bridge, London, pada 4 Oktober 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Musim ini, Maresca menjadi manajer Premier League dengan jumlah rotasi terbanyak di semua kompetisi. Kebijakan yang sebenarnya didukung pihak klub itu terbukti berisiko dalam beberapa laga. Terry berharap Maresca mempertimbangkan ulang pendekatannya.

“Mungkin ini waktunya bagi manajer untuk berkata, ‘Rotasi bukan lagi pilihan ke depan. Saya sudah tahu 11 atau 13-14 pemain terbaik, dan saya akan stick dengan itu,’” ujar Terry.

Chelsea akan menghadapi Bournemouth pada pertandingan berikutnya, disusul serangkaian laga tandang sulit lainnya. Terry memperingatkan bahwa tim harus segera menemukan ketangguhan bermain away jika tidak ingin makin tertinggal dalam perburuan papan atas.

Sumber: Instagram


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya