Kapolri Ungkap Temuan Tim Gabungan soal Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra: Beberapa Ada Bekas Gergaji

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap temuan penting dari hasil penyisiran tim gabungan terhadap kayu gelondongan yang terseret banjir di Sumatra.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 04 Desember 2025, 22:41 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap ada temuan penting dari hasil penyisiran tim gabungan terhadap kayu gelondongan yang terseret banjir di Sumatra.

Menurut Listyo, selain berbagai jenis kayu yang ikut hanyut, petugas juga menemukan sejumlah batang yang memperlihatkan bekas potongan gergaji mesin (chainsaw).

"Ya, jadi yang jelas dari temuan tim di lapangan ada berbagai jenis kayu, namun kita dapati ada beberapa yang ada bekas potongan dari chainsaw ya," ujar Listyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Temuan itu langsung menjadi bahan pendalaman. Tim gabungan kini sedang menelusuri daerah aliran sungai mulai dari titik terdampak hingga ditarik ke hulu.

"Tim sedang turun nanti bersama-sama dengan tim dari kehutanan untuk menyusuri dari daerah aliran sungai yang terdampak sampai dengan kita tarik ke hulu dan hilirnya," tandas dia.

Sementara itu, Kementerian Kehutanan memastikan telah mengantongi sampel kayu yang terseret banjir bandang di Sumatera. Sampel itu kini dianalisis menggunakan teknologi identifikasi kayu AIKO untuk menelusuri jejak asal-usulnya.

"Sudah kami ada teknologi sederhana ya teman-teman AIKO dengan AIKO akan mengetahui anatomi kayu," ujarnya.

 

 

Baca Anatomi Kayu

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Mabes Polri, Kamis (4/12/2025). (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Raja Juli Antoni mengatakan, teknologi tersebut mampu membaca anatomi kayu dan mendeteksi jejak perlakuan di lapangan. Dari situ bakal terlihat apakah kayu ditebang, atau didorong alat berat

"Kalau ada cacat di kayu misalkan pakai ditebang atau didorong dengan buldozer itu jadi indikasi nanti kalau buldozer di mana kejadiannya, kalau ditebang secara rapi berarti kira-kira di mana," ujar dia.

"Jadi ada indikasi-indikasi awal yang belum konklusif. Nanti kami sampaikan kepada publik," dia menambahkan.

Infografis Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya