Antisipasi Bencana, Kementan Siagakan Stok Beras Tiga Kali Kebutuhan Daerah 

Tak hanya menyiapkan logistik pangan, Kementan bersama para pemangku kepentingan juga menggencarkan aksi solidaritas melalui penggalangan donasi. Proses pengumpulan bantuan ini melibatkan seluruh pegawai Kementan, BUMN, hingga pihak swasta, termasuk membuka partisipasi masyarakat umum.

oleh nofie tessarDiterbitkan 04 Desember 2025, 14:38 WIB
(Foto:Dok.Kementan RI)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden dalam menghadapi potensi bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pihaknya telah menyiapkan stok beras hingga tiga kali lipat dari kebutuhan masing-masing provinsi terdampak sebagai bentuk kesiapsiagaan pangan nasional.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, seluruh kementerian terkait bergerak cepat mengambil peran untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Dari sisi Kementerian Pertanian, kami telah menyiapkan stok beras hingga tiga kali lipat dari kebutuhan daerah. Beras sudah standby di provinsi masing-masing,” ujar Mentan Amran saat melepas bantuan Kementan Peduli Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar di Kantor Pusat Kementan, Kamis (4/12/2025).

Penggalangan Dana Capai Rp75 Miliar 

Tak hanya menyiapkan logistik pangan, Kementan bersama para pemangku kepentingan juga menggencarkan aksi solidaritas melalui penggalangan donasi. Proses pengumpulan bantuan ini melibatkan seluruh pegawai Kementan, BUMN, hingga pihak swasta, termasuk membuka partisipasi masyarakat umum.

“Bantuan ini langsung kami kirim. Secara total, bantuan yang terkumpul mencapai Rp75 miliar. Pada tahap pertama, hari ini kami memberangkatkan bantuan senilai Rp34,8 miliar, seluruhnya dalam bentuk barang, bukan uang. Terima kasih kepada para pengusaha, BUMN, dan seluruh pegawai yang telah berpartisipasi,” tambah Amran.

Adapun jenis bantuan yang dikirimkan meliputi beras, minyak goreng sebanyak 35 ton, gula pasir 38 ton, susu 1.780 dus, air mineral 2.480 dus, serta produk pangan dan kebutuhan pokok lainnya seperti mie instan, teh, kopi, sosis, telur, pakaian, dan pembalut wanita.

Distribusi via Truk, Kapal, dan Hercules 

(Foto:Dok.Kementan RI)

Untuk memastikan bantuan cepat sampai di tangan masyarakat, distribusi dilakukan menggunakan moda transportasi darat, laut, dan udara. Kementan menggandeng TNI AL dan TNI AU dalam proses pengiriman, termasuk menggunakan kapal dan pesawat Hercules.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Laut dan alhamdulillah responnya cepat. Bantuan hari ini langsung naik kapal dan sebagian melalui Hercules. Yang penting, bantuan segera sampai ke masyarakat,” jelas Mentan Amran, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Secara keseluruhan, bantuan dikirimkan ke tiga wilayah utama terdampak, yakni:

  • Aceh: 70 truk
  • Sumatera Utara: 70 truk
  • Sumatera Barat: 67 truk 

Total sebanyak 207 truk logistik diberangkatkan secara bertahap dan dikawal langsung oleh tim dari Kementan.

Seruan Solidaritas Nasional 

Menutup pernyataannya, Mentan Amran mengajak masyarakat luas untuk terus memperkuat solidaritas nasional di tengah bencana. Menurutnya, gotong royong dan kepedulian adalah pilar utama dalam mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak.

“Saudara-saudara kita membutuhkan uluran tangan. Setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi keluarga yang sedang berjuang bangkit. Ini bukan hanya cobaan mereka, tapi cobaan kita semua. Pemerintah akan terus bergerak cepat untuk memastikan bantuan tiba dan disalurkan secara tepat sehingga harapannya masyarakat yang terkena bencana dapat segera pulih,” tutupnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya