Liputan6.com, Jakarta - DPP Partai Golkar kembali mengirim bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak banjir di berbagai wilayah Sumatra Utara. Pengiriman tahap kedua tersebut dilepas secara simbolis oleh Anggota DPR RI Dapil Sumut II, Lamhot Sinaga, di halaman Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (3/12/2025).
Bantuan ini merupakan tindak lanjut arahan langsung Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan dikoordinasikan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Fungsi Kebijakan Publik I, Adies Kadir, yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI.
Advertisement
Adies menegaskan bahwa proses distribusi disusun berdasarkan kebutuhan darurat di lapangan dan berkoordinasi erat dengan struktur Golkar di Sumut.
“Bantuan ini bukan hanya respons cepat, tetapi bentuk tanggung jawab moral Partai Golkar untuk hadir dalam situasi yang menyentuh keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat. Kami memastikan distribusi berjalan terukur dan menjangkau wilayah yang paling sulit diakses,” ujar Adies dalam keterangannya.
Lamhot Sinaga turut memastikan kesiapan seluruh logistik sebelum diberangkatkan. Ia menekankan bahwa kondisi banjir yang masih berlangsung membuat kecepatan distribusi menjadi hal yang sangat penting.
Pada pengiriman tahap kedua ini, Golkar mengirim 2.000 paket sembako, yang masing-masing berisi beras, gula pasir, minyak goreng, sarden, dan mie instan, serta tambahan 1 ton beras untuk memenuhi kebutuhan warga di titik-titik banjir. Seluruh bantuan dikirim secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan akses jalan.
Selain penyaluran logistik, Posko Golkar Peduli terus membuka pendataan bagi warga yang belum menerima bantuan, agar penyaluran berikutnya lebih merata dan tepat sasaran. Golkar juga mendorong pemerintah daerah mempercepat pemulihan infrastruktur dasar, mulai dari akses jalan hingga fasilitas publik yang terdampak.
Bantuan Tidak Berhenti
Lamhot menegaskan bahwa bantuan tidak berhenti pada tahap kedua ini. “Selama masyarakat membutuhkan, Golkar akan tetap hadir dan memastikan bantuan tersalurkan,” ujarnya.
Banjir yang melanda sejak akhir November telah merendam ribuan rumah dan fasilitas umum, mengganggu aktivitas ekonomi, serta memutus jalur distribusi kebutuhan pokok. Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, Dairi, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kota Medan, dan Kabupaten Deli Serdang.
"Golkar menegaskan kehadirannya di tengah masyarakat bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga bentuk dukungan moral bahwa warga terdampak tidak menghadapi bencana ini sendirian. Program bantuan dijanjikan akan terus bergulir hingga pemulihan tuntas," pungkas Lamhot Sinaga - Wakil Ketua Komisi VII DPR itu.