Liputan6.com, Jakarta PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menyatakan bahwa perusahaan terus menunjukkan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja nasional, baik secara langsung maupun tidak langsung. Presiden Direktur HMSP, Ivan Cahyadi mengungkapkan jumlah tenaga kerja yang terserap saat ini mencapai sekitar 90 ribu orang.
“Dan kalau kita bicara penciptaan lapangan kerja, hari ini Sampoerna secara langsung maupun tidak langsung, itu sekitar 90 ribu. Ini kalau dibandingkan dari mungkin 20 tahun yang lalu, ya puji Tuhan, alhamdulillah kita bertumbuh, karena ini sudah 2 kali lipat,” ujarnya dalam Public Expose, Rabu (3/12/2025).
Advertisement
Menurutnya, pertumbuhan tersebut tak lepas dari ekspansi perusahaan pasca menjadi bagian dari perusahaan global. Investasi juga terus mengalir, termasuk pembangunan fasilitas produksi untuk produk bebas asap.
“Sampoerna juga dalam tahun-tahun terakhir ini sudah berinvestasi untuk membuat pabrik smoke free future. Ini bebas asap, ini adalah pabrik pertama Philip Morris yang ada di Asia Tenggara. Indonesia mendapatkan kesempatan untuk investasi,” jelasnya.
Ivan menambahkan, komitmen Sampoerna terhadap Indonesia tercermin dari konsistensi perusahaan dalam membina tenaga ahli hingga menjaga hubungan dengan para mitra usaha. Menurutnya, ekosistem usaha Sampoerna saat ini terhubung dengan sekitar 250 ribu mitra dari Sabang sampai Merauke.
Ekonomi Positif
Di tengah tantangan seperti daya beli yang belum pulih sepenuhnya dan masih maraknya rokok ilegal, Sampoerna tetap menilai kondisi ekonomi cukup positif berkat pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil.
Ia menyebutkan bahwa pemerintah juga berperan besar dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. Kebijakan yang mendukung dunia usaha serta upaya penertiban rokok ilegal dinilai membantu menjaga keberlanjutan industri.
Secara keseluruhan, Sampoerna melihat langkah perbaikan ekonomi telah berjalan dan optimistis dampaknya akan semakin terlihat ke depan.