Dorong Ketahanan Pangan, Menteri Agus Optimalkan Lahan Kosong di Lapas Terbuka Kendal

Menteri Agus menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan lahan-lahan kosong agar dapat diolah menjadi lahan produktif yang bermanfaat bagi Warga Binaan.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 02 Desember 2025, 14:15 WIB
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, laksanakan kunjungan kerja ke Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal. Foto: Kemenimipas

Liputan6.com, Jakarta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal untuk melihat langsung pelaksanaan program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan, Selasa (02/12). Dalam kunjungan tersebut, Menteri Agus didampingi Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, termasuk saat meninjau Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Kunjungan ini merupakan langkah lanjutan atas temuan adanya lahan idle milik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Menteri Agus menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan lahan-lahan kosong agar dapat diolah menjadi lahan produktif yang bermanfaat bagi Warga Binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami bersama tim berusaha untuk mengelola lahan di Kendal seluas sekitar 100 hektar. Nanti kita bangun dan menjadi tempat untuk tempat pelatihan dan tempat kerja kepada Warga Binaan. Menurut informasi, bisa memperkerjakan sekitar 500 orang Warga Binaan,” kata Menteri Agus.

Tinjau Sarana Prasarana yang Tersedia

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, laksanakan kunjungan kerja ke Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal. Foto: Kemenimipas

Menteri Agus mengamati satu per satu berbagai sarana yang terdapat di Lapas Terbuka Kendal sekaligus mendengar penjelasan dari Dimas Christy Kusuma Putra, pendiri Rejofarm Integrated Farming. Rejofarm Integrated Farming sendiri merupakan pihak ketiga yang membantu mengembangkan beragam budidaya pertanian, perkebunan, dan perikanan di Lapas Kendal.

Beberapa sarana yang ditinjau oleh Menteri Agus adalah kendang kambing, ayam, sapi, decomposer, green house melon, kolam ikan tawar, dan tambak ikan bandeng. Pada kesempatan tersebut, Menteri turut menebar benih ikan serta memberikan arahan mengenai tata kelola yang lebih efisien, termasuk pemanfaatan hasil panen untuk mendukung kebutuhan pangan dan penguatan program kemandirian.

Menteri Agus menekankan pentingnya optimalisasi lahan yang dimiliki lapas sebagai bagian dari kontribusi Kemenimipas terhadap program ketahanan pangan nasional. Ia juga meminta jajaran agar memastikan kegiatan pembinaan menghasilkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, laksanakan kunjungan kerja ke Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal. Foto: Kemenimipas

“Ini adalah suatu upaya dari kami untuk memanfaatkan lahan secara optimal, bisa melatih Warga Binaan sehingga mereka bisa mendapatkan pengalaman dan mudah-mudahan ada pendapatan nanti untuk bekal kembali ke masyarakat, sekaligus juga bisa kontribusi menggerakkan ekonomi di Kabupaten Kendal,” tutur Menteri Agus.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya Kemenimipas memperkuat transformasi pembinaan, meningkatkan produktivitas lahan, dan mendorong kemandirian Warga Binaan melalui program ketahanan pangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya