Liputan6.com, Hong Kong - Upaya pencarian korban kebakaran besar di kompleks perumahan Wang Fuk Court, Tai Po, semakin menghadapi tantangan berat. Hingga kini, ratusan orang dilaporkan tewas, sementara puluihan jenazah masih dalam proses identifikasi karena kondisi tubuh yang sangat terbakar hingga sulit dikenali.
Polisi Hong Kong menyampaikan bahwa proses penyisiran dilakukan secara menyeluruh di beberapa blok bangunan yang terdampak.
Advertisement
Namun, kondisi korban yang hangus bahkan sebagian telah menjadi abu membuat proses penemuan dan identifikasi semakin rumit, dikutip dari laman The Standard, Selasa (2/12/2025).
Pihak berwenang melaporkan bahwa sekitar tiga perempat unit di Wang Sun House telah digeledah secara intensif. Meski begitu, tidak ada jenazah yang ditemukan di area tersebut, menimbulkan kekhawatiran bahwa sebagian korban mungkin telah hancur dalam suhu panas ekstrem saat kebakaran terjadi.
Sementara itu, di Wang Cheong House, proses penggeledahan baru mencapai sekitar seperempat wilayah. Di lokasi ini, tim penyelamat menemukan delapan jenazah, namun banyak di antaranya dalam kondisi hangus parah.
Puluhan Orang Masih Hilang
Hingga Senin pukul 16.00 waktu setempat, pihak berwenang menyebutkan bahwa sekitar 30 orang masih belum ditemukan. Tim penyelamat terus menyisir bangunan lantai demi lantai untuk mencari sisa korban yang mungkin tertimbun reruntuhan atau telah hancur karena api.
Otoritas Hong Kong menyatakan bahwa pencarian dan investigasi masih berlangsung secara intensif. Mereka berharap operasi dapat diselesaikan dalam tiga minggu ke depan, meski mengakui tantangan signifikan akibat kondisi jenazah yang sudah tidak utuh.
Kebakaran di Tai Po ini menjadi salah satu insiden paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir, sementara keluarga korban masih menunggu kejelasan nasib orang-orang terkasih mereka di tengah proses identifikasi yang berlangsung lama dan kompleks.