Arsenal dan Manchester City Terlibat Duel Panas di Bursa Transfer

Dua raksasa Inggris, Manchester City dan Arsenal dikabarkan sedang bersaing untuk mendapatkan tanda tangan bek muda Newcastle United.

oleh Juventus FiladelfiaDiterbitkan 01 Desember 2025, 22:00 WIB
Tino Livramento menjadi bagian Southampton sejak awal musim 2021/2022 saat didatangkan dari Chelsea U-23 dengan nilai transfer 26,2 juta euro. Setelah dua musim, saat The Saints terdegradasi dari Premier League pada akhir musim 2022/2023, ia memilih hijrah ke sesama klub Premier League, Newcastle United sebagai salah satu wakil Inggris di Liga Champions musim 2023/2024 dengan mahar senilai 37,2 juta euro. (nufc.co.uk)

Liputan6.com, Jakarta - Dua raksasa Premier League, Manchester City dan Arsenal, dikabarkan tengah memantau bek muda Newcastle United, Tino Livramento, menjelang bursa transfer Januari 2026.

Pemain berusia 23 tahun itu, yang merupakan lulusan akademi Chelsea, memulai karier profesionalnya bersama Southampton pada 2021 sebelum direkrut Newcastle tahun 2023.

Hingga kini, Livramento telah mencatat 90 penampilan untuk The Magpies di semua kompetisi dan tampil tujuh pada Premier League musim ini. Fleksibilitasnya mengisi pos bek kanan maupun kiri membuatnya diminati banyak klub elite.

Meski kontraknya masih berlaku hingga 2028 dan Newcastle tidak berniat melepas salah satu aset terbaik mereka, minat dari Man City dan Arsenal tetap mencuat. Meski, laporan menyebutkan bahwa Livramento tidak sedang mendorong proses transfer.


Man City Mulai Serius

Pemain Newcastle United, Tino Livramento, duel udara degan pemain AC Milan, Christian Pulisic, dalam laga matchday 6 Liga Champions 2023/2024 di St. James' Park, Kamis (14/12/2023). (AP Photo/(Owen Humphreys)

Menurut laporan CaughtOffside, Manchester City sedang mempertimbangkan untuk merekrut Tino Livramento pada bursa transfer Januari. Ketertarikan ini berawal dari kemampuannya bermain sebagai bek sayap di kedua sisi lapangan, menjadikannya pemain yang sangat berharga bagi skuad Pep Guardiola.

Livramento masih terikat kontrak hingga 2028, dan The Magpies telah menegaskan bahwa mereka tidak berencana melepas salah satu aset terbaik mereka. Namun, laporan yang sama menyatakan bahwa City masih bisa menguji tekad Newcastle dengan melakukan pendekatan konkret, baik pada Januari maupun bursa transfer musim panas mendatang.

Meskipun banyak peminat, Livramento belum menunjukkan tanda-tanda ingin hengkang atau memaksakan transfer, sehingga masa depannya sepenuhnya bergantung pada keputusan klub.


Kecil Kemungkinan ke Arsenal

Pemain Liverpool, Cody Gakpo (kanan) berebut bola dengan pemain Newcastle, Tino Livramento pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di St James Park Stadium, Newcastle, Inggris, Kamis (05/12/2024) WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Pep Guardiola dikenal selalu menekankan pentingnya keberadaan bek sayap berkualitas dalam timnya, sehingga fleksibilitas Tino Livramento menjadi daya tarik tersendiri bagi Manchester City.

Di sisi lain Arsenal sebenarnya tidak berada dalam posisi mendesak untuk mencari bek sayap baru. Mereka sudah punya Riccardo Calafiori dan Myles Lewis-Skelly di kiri. Sementara Jurrien Timber dan Ben White di kanan.

Kedalaman skuad yang kuat membuat persaingan begitu ketat, sampai talenta muda Lewis-Skelly kesulitan mendapatkan menit bermain musim ini.

Dengan kondisi tersebut, kecil kemungkinan Arsenal benar-benar akan mengejar Livramento, kecuali mereka memutuskan melepas salah satu nama yang sudah ada.


Tino Livramento Buka Suara

Pemain Newcastle United, Tino Livramento,memberi umpan kepada rekannya saat melawan AC Milan dalam laga matchday 6 Liga Champions 2023/2024 di St. James' Park, Kamis (14/12/2023). Newcastle hanya mampu mengumpulkan lima poin. (AP Photo/Scott Heppell)

Menurut laporan Football Insider melalui Mick Brown, Livramento telah memilih untuk menunda keputusan apa pun hingga akhir musim. Ia menyatakan bahwa Manchester City telah menunjukkan minat yang nyata kepada pemain tersebut, sementara Newcastle tetap ingin mempertahankannya karena peran krusialnya dalam skuad.

Saat ini, fokus utama Livramento bukanlah kontrak, melainkan perjuangannya untuk masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Ia ingin mencapai kondisi puncak dan tampil konsisten sepanjang musim. Jika ia tampil baik di turnamen tersebut, minat dari klub-klub besar dapat meningkat, yang berpotensi memengaruhi masa depannya.

"Saya pikir kita harus menunggu sampai setelah turnamen, karena di situlah fokus utamanya," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya