Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengapresiasi warganet perihal tagar gerakan #SaveTessoNilo yang menjadi viral. Menurut dia, tagar itu menjasi gelombang solidaritas ini disebut menjadi energi penting dalam upaya memperbaiki dan memulihkan habitat Taman Nasional Tesso Nilo salah satu benteng terakhir gajah Sumatra.
"Dukungan masyarakat di berbagai platform digital telah memperkuat komitmen pemerintah dalam mempercepat proses rehabilitasi kawasan tersebut," kata Raja melalui siaran pers diterima, Minggu (30/11/2025).
Advertisement
Ia menegaskan, perlindungan Tesso Nilo bukan hanya tugas pemerintah, tetapi agenda penyelamatan bersama yang menghubungkan kepedulian warga, masyarakat lokal, dan berbagai pemangku kepentingan.
"5-6 bulan terakhir kami telah bekerja keras mengambil alih Tesso Nilo untuk diperbaiki habitatnya. Alhamdulillah dengan kejadian terakhir (penghancuran posko pengamanan), dukungan dan simpati publik terutama di medsos, #SaveTessoNilo membuat kami tambah yakin dan tambah semangat mengamankan habitat Gajah Domang dan saudara-saudaranya," yakin Raja.
Momentum Dukungan
Raja juga menekankan, momentum dukungan publik tersebut menjadi bukti bahwa isu lingkungan hidup kini semakin dekat dengan kesadaran generasi digital. Dia optimistis, perhatian netizen terhadap kasus Tesso Nilo menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia ingin terlibat langsung dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi dan kawasan konservasi.
"Restorasi ini terus dilakukan untuk memastikan habitat Gajah Sumatera tidak diganggu," dia menandasi.