Inter Milan di Liga Champions: Seberapa Besar Peluang Mereka Juara Musim Ini?

Analisis mendalam peluang Inter Milan menjuarai Liga Champions musim ini: performa awal, tantangan berat, kekuatan skuad, mentalitas, dan dampak pelatih baru Cristian Chivu.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 November 2025, 23:58 WIB
Stefan Savic dari Atletico Madrid, kiri, berebut bola dengan Lautaro Martinez dari Inter Milan selama pertandingan sepak bola leg kedua Liga Champions, babak 16 besar antara Atletico Madrid dan Inter Milan di stadion Metropolitano di Madrid, Spanyol, Rabu, 13 Maret 2024 (Foto AP/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan memulai musim baru Liga Champions dengan semangat yang berbeda setelah menutup musim lalu dengan kekecewaan mendalam. Kekalahan 0-5 dari PSG di final menjadi pukulan berat sekaligus pengingat bahwa mereka masih memiliki celah yang harus diperbaiki. Musim ini, mereka kembali bangkit dengan ambisi lebih besar.

Kedatangan Cristian Chivu sebagai pelatih baru membawa angin segar bagi Inter Milan. Pelatih muda tersebut dikenal adaptif, penuh energi, dan memiliki pendekatan taktik yang modern. Klub juga berhasil mempertahankan sebagian besar pemain kunci sehingga kontinuitas permainan tetap terjaga.

Kekuatan skuad yang relatif stabil membuat harapan kembali merekah. Inter Milan tampil meyakinkan pada awal kompetisi, tetapi jalan menuju gelar masih panjang dan penuh rintangan. Pertanyaannya: apakah peluang mereka meraih trofi Liga Champions benar-benar realistis?


Peluang Inter Milan dan Ketatnya Persaingan Eropa

Kiper Ajax, Vitezslav Jaros, melakukan penyelamatan sebelum pemain Inter Milan, Denzel Dumfries, bisa mencetak gol, sementara Owen Wijndal berusaha menghalau bola dalam laga Liga Champions antara Ajax dan Inter Milan di Johan Cruyff ArenA, Amsterdam, Rabu, 17 September 2025. (AP Photo/Patrick Post)

Secara umum, Inter Milan memang berada sedikit di bawah favorit utama seperti Real Madrid, PSG, Liverpool, Chelsea, Manchester City, dan Bayern Munchen. Akan tetapi, peluang mereka tetap terbuka lebar. Berdasarkan performa musim lalu, menempatkan Inter di jajaran kandidat juara bukanlah hal berlebihan.

Format baru Liga Champions yang berlaku sejak 2024 membuat persaingan semakin intens. Tim-tim besar bisa saling berhadapan sejak fase awal sehingga konsistensi menjadi faktor krusial. Menariknya, Inter Milan memperoleh jadwal yang relatif bersahabat pada paruh pertama league phase. Hal ini membantu mereka menempati posisi atas klasemen dan menjaga kepercayaan diri para pemain.

Namun, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai. Lawan-lawan yang menunggu pada fase berikutnya—Liverpool, Arsenal, dan Borussia Dortmund—adalah ukuran sebenarnya dari kapasitas Inter. Jika mampu melewati periode itu dengan poin signifikan, status mereka sebagai calon juara akan semakin kuat.


Evaluasi Performa dan Jadwal Krusial Inter Milan

Pemain Kairat, Ofri Arad (kanan atas), mencetak gol pembuka timnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Kamis, 6 November 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Hingga saat ini, Inter Milan telah memainkan lima pertandingan dan meraih kemenangan di empat laga awal sebelum tumbang 1-2 lawan Atletico Madrid. Mereka mengatasi Ajax, Slavia Praha, Union Saint-Gilloise, dan Kairat Almaty dengan performa yang impresif.

Produktivitas mereka juga patut diapresiasi dengan 12 gol tercipta dan hanya kebobolan 3 gol. Dominasi Inter terlihat jelas dari cara mereka mengontrol tempo dan melakukan transisi permainan dengan efisien. Tidak banyak tim yang mampu memulai kompetisi dengan tingkat konsistensi seperti itu.

Lanjut Baca:

Akan tetapi, jadwal berikutnya akan lebih berat. Inter Milan akan menjamu Liverpool pada 9 Desember, menjamu Arsenal pada 20 Januari, dan melawan Borussia Dortmund pada 28 Januari. Ini merupakan rangkaian laga yang akan menguji kedalaman skuad dan kecerdikan Chivu dalam melakukan rotasi serta penyesuaian taktik.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya