Ini Fungsi Air Radiator Motor dan Tips Merawatnya

Air radiator pada motor adalah cairan khusus untuk mendinginkan suhu mesin dengan cara menyerap panas.

oleh Azkal Azkia NurrohmatDiterbitkan 01 Desember 2025, 20:12 WIB
Inilah manfaat dan tips merawat air radiator motor (Suzuki)

Liputan6.com, Jakarta - Air radiator pada kendaraan bermotor adalah cairan khusus untuk mendinginkan suhu mesin dengan cara menyerap panas. Hal tersebut sangat berguna untuk menjaga suhu mesin motor tetap stabil setiap perjalanan. 

Jika tersedia dengan cukup, maka mesin motor tidak mudah overheat saat digunakan dalam dalam jarak jauh.

Dengan berbagai fungsinya tersebut, pemeliharaan rutin juga harus dilakukan pada cairan radiator agar mencegah motor dari kerusakan mesin dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. 

Berbeda dengan air biasa, cairan ini dilengkapi dengan zat antikorosi, antibeku, dan antikarat agar semua komponen motor dapat terlindungi. 

Air radiator menyerap panas yang dihasilkan dari proses pembakaran mesin sehingga mencegah suhu meningkat pada komponen vital.

Setelah menyerap panas, cairan ini mengalirkannya melalui kisi radiator agar panas dilepaskan secara efisien ke udara. 

Proses tadi berguna untuk memastikan mesin tetap terjaga dan beroperasi dengan baik dengan performa optimal tanpa resiko overheat.

Dengan perlindungan itu semua, maka umur mesin jauh lebih panjang dan komponennya lebih awet.

Disitat dari laman Suzuki, berikut adalah cara kerja dari air radiator motor:

1. Menyerap panas

Saat mesin beroperasi, pembakaran menghasilkan panas yang cukup tinggi, air radiator kemudian mengalir melalui water jacket untuk bisa menyerap panas tersebut

2.  Aliran Awal 

Ketika mesin masih dalam kondisi dingin, termostat menahan air ke radiator agar memastikan mesin lebih cepat mencapai suhu optomal

3. Sirkulasi ke Radiator 

Ketika suhu mesin mencapai 90 derajat Celcius, termostat membuka jalur ke radiator. Kemudian, coolant panas mengalir ke radiator untuk pendinginan 

4. Pendinginan di Radiator

Cairan panas tersebut melewati pipa kecil di radiator. Udara dari luar dan kipas radiator berguna untuk membantu dalam penurunan suhu coolant secara efektif 

5. Kembali ke Mesin

Setelah dingin, air radiator mengalir kembali ke mesin. Proses ini berulang secara terus menerus agar menjaga suhu mesin motor tetap stabil. 

 

Tips Merawat Air Radiator

Menjaga air radiator motor secara rutin berguna untuk menjaga kestabilan mesin,  mencegah dari overheat, dan menjaga performa mesin motor tetap optimal. 

1. Cek Level Cairan 

Selalu periksa level cairan radiator minimal sebulan sekali untuk memastikan berada di antara tanda MIN dan MAX. Jika volumenya kurang, segera tambahkan coolant agar sistem pendingin tetap efektif 

2. Bersihkan Radiator

Rutin membersihkan sirip radiator dari debu dan kotoran membantu udara mengalir dengan baik melalui sistem pendingin. Pasalnya, kotoran yang menumpuk dapat menyumbat aliran

3. Periksa Selang dan Tutupnya

Pastikan selang radiator dalam kondisi baik dan tidak menimbulkan kebocoran cairan pendingin. Tak hanya itu, cek juga penutup dari radiator agar posisinya tetap rapat 

4. Ganti Coolant

Ganti coolant sesuai jadwal servis yang disarankan, biasanya setiap 1 hingga 2 tahun atau 36.000 hingga 40.000 km. Penggantian rutin berguna dalam menjaga cairan tetap bersih

5. Perhatikan Kondisi Cairan

Periksa warna dan kejernihan coolant setiap kali servis agar kualitasnya tetap optimal. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya