Statistik Juventus vs Cagliari: Dominasi Bianconeri dan Ancaman Vlahovic dalam Angka

Statistik lengkap Juventus vs Cagliari jelang pekan ke-13 Serie A 2025/2026. Ulasan tren kemenangan, performa pemain kunci, serta angka-angka penting yang menggambarkan peluang kedua tim.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 28 November 2025, 21:00 WIB
Dusan Vlahovic merayakan gol pertama Juventus dalam pertandingan Serie A antara Juventus dan Udinese di Turin, Italia, Rabu, 29 Oktober 2025. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)   

Liputan6.com, Jakarta Pertandingan Juventus vs Cagliari pada pekan ke-13 Serie A 2025/2026 diprediksi bakal menjadi panggung penting bagi Bianconeri untuk mempertahankan konsistensi mereka di Allianz Stadium. Laga ini akan digelar pada Minggu, 30 November 2025, pukul 00.00 WIB, membawa serta deretan statistik yang mempertegas dominasi Juventus atas tamunya dari Sardinia.

Secara historis, Juventus memang memegang kendali kuat dalam pertemuan kontra Cagliari di Serie A. Rekor kemenangan, performa pemain kunci, hingga kecenderungan bermain di kandang menunjukkan betapa beratnya tantangan bagi Cagliari untuk pulang dengan hasil positif. Beberapa tren individu bahkan turut memperkaya narasi menjelang kickoff akhir pekan ini.

Tak hanya berbicara mengenai angka, statistik Juventus vs Cagliari kali ini juga menyingkap performa kedua tim dalam beberapa pekan terakhir. Juventus berada dalam fase yang stabil, tetapi Cagliari membawa modal unik berupa tren hasil imbang serta andalan situasi bola mati, khususnya sundulan. Semua aspek itu menggiring laga ini menuju duel taktis yang penuh detail menarik.


Juventus vs Cagliari: Dominasi yang Berulang

Filip Kostic dari Juventus merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A antara Cremonese dan Juventus di Cremona, Italia, Sabtu, 1 November 2025. (Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Juventus telah memenangkan 46 pertandingan Serie A melawan Cagliari, menjadikan mereka sebagai lawan yang paling sering dikalahkan setelah AC Milan (47). Bianconeri juga tidak terkalahkan dalam 26 dari 27 pertemuan terakhir melawan Cagliari, dengan satu-satunya kekalahan terjadi pada 29 Juli 2020. Catatan itu menunjukkan betapa sulitnya bagi Cagliari untuk menembus dominasi Juventus dalam satu dekade terakhir.

Dari sisi laga kandang, kekuatan Juventus semakin terasa. Mereka hanya kalah dua kali dari 43 pertandingan kandang versus Cagliari di Serie A. Di antara tim-tim yang sudah mereka hadapi lebih dari 40 kali di kandang, hanya saat melawan Genoa Juventus memiliki persentase kekalahan yang lebih rendah (4%). Faktor kandang jelas menjadi senjata penting Bianconeri.

Dusan Vlahovic juga punya catatan pribadi yang mengesankan. Cagliari merupakan lawan favorit sang striker Serbia di Serie A, dengan delapan gol dalam 11 pertandingan. Ia selalu mencetak gol dalam tiga laga liga terakhir kontra Cagliari. Jika konsistensi itu berlanjut, lini belakang tim tamu perlu bekerja ekstra keras untuk meredamnya.

Lanjut Baca:

Tren positif lain juga datang dari Filip Kostic. Setelah mencetak gol melawan Cremonese dan Fiorentina, ia berpeluang mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun untuk pertama kalinya dalam kariernya di lima liga top Eropa. Menariknya, seluruh lima gol Kostic di Serie A selama ini tercipta pada babak pertama melalui open play.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya