Karisma dan Ketajaman Kylian Mbappe Dapat Sorotan Legenda Real Madrid

Hugo Sanchez memuji karisma kepemimpinan Kylian Mbappe di Real Madrid. Mbappe dinilai tampil luar biasa dan menjadi contoh penyerang modern masa kini.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 November 2025, 19:16 WIB
Kylian Mbappe dari Real Madrid, kanan, merayakan gol keempat timnya bersama rekan setimnya, Vinicius Junior, dalam pertandingan pembuka Liga Champions antara Olympiacos dan Real Madrid, di Pelabuhan Piraeus, dekat Athena, Yunani, Rabu, 26 November 2025. (Foto AP/Petros Giannakouris)

Liputan6.com, Jakarta Hugo Sanchez memberikan apresiasi besar terhadap performa Kylian Mbappe yang terus meningkat musim ini. Ia menilai sang penyerang menunjukkan karisma seorang pemimpin di lini depan Real Madrid.

Mbappe tampil tajam dengan empat gol melawan Olympiakos dalam laga Liga Champions. Penampilan tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu pencetak gol paling konsisten di dunia saat ini.

Kontribusinya tidak hanya terlihat dari jumlah gol yang dicetak, tetapi juga dari perannya memimpin serangan. Lebih dari separuh gol Real Madrid musim ini lahir dari aksi dan sentuhan Mbappe.

Dengan keunggulan besar di daftar pencetak gol La Liga dan Liga Champions, Mbappe berada di puncak performanya. Situasi ini membuat legenda klub memberikan perhatian khusus terhadap permainannya.


Pandangan Hugo Sanchez soal Ketajaman Mbappe

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, kanan, berjabat tangan dengan Kylian Mbappe setelah digantikan dalam pertandingan pembuka Liga Champions antara Olympiacos dan Real Madrid di pelabuhan Piraeus, dekat Athena, Yunani, Rabu, 26 November 2025. (Foto AP/Thanassis Stavrakis)

Performa cemerlang Kylian Mbappe sepanjang musim membuat Hugo Sanchez percaya bahwa sang bintang telah mencapai level yang sangat tinggi. Ia menilai Mbappe menunjukkan kemampuan mencetak gol yang berkelanjutan dan berpengaruh besar untuk Real Madrid.

Sanchez juga melihat bahwa Mbappe bukan hanya menjadi mesin gol, tetapi ikut memimpin ritme permainan tim. Menurutnya, Mbappe memiliki tanggung jawab besar dalam menggerakkan lini serang Madrid.

“Siapa yang lebih baik? Para pemain hebat dan pencetak gol akan menonjol pada periode yang berbeda,” ujar Hugo Sanchez kepada Cadena SER.

“Mbappe sedang berada dalam momen yang luar biasa, ia tidak lagi pemalu seperti saat baru datang. Ia memiliki karisma seorang pemimpin dan mencetak gol seperti Mbappe yang selama ini dinantikan semua orang,” kata Sanchez.


Perubahan Peran Penyerang dalam Sepak Bola Modern

Selebrasi Kylian Mbappe bersama rekan setim setelah mencetak gol ketiga dalam laga Liga Champions antara Olympiakos vs Real Madrid di Piraeus Port, 27 November 2025. (AP Photo/Petros Giannakouris)

Hugo Sanchez menilai tren penyerang tengah tradisional semakin berkurang dalam beberapa tahun terakhir. Banyak penyerang kini bergerak dari sayap seperti pola yang diperlihatkan Cristiano Ronaldo ketika mencapai puncak performanya.

Ia menyebut bahwa pola tersebut membuat jumlah striker murni semakin sedikit di level tertinggi. Meski begitu, beberapa pemain seperti Robert Lewandowski masih menjadi pengecualian.

“Sekarang sedang tren untuk tidak menjadi penyerang tengah. Semakin banyak pemain yang bergerak dari sisi lapangan, seperti yang dilakukan Cristiano Ronaldo,” ucap Hugo Sanchez.

“Mbappe adalah salah satu penyerang modern yang semakin sering terlihat, karena jumlah penyerang murni makin berkurang. Mungkin Lewandowski adalah salah satu pengecualian,” tutur Hugo Sanchez.


Perubahan Gaya Bermain: Dari Individu ke Kolektif

Pelatih kepala Real Madrid Xabi Alonso, kanan, memeluk pemainnya Kylian Mbappe di akhir pertandingan pembuka Liga Champions antara Olympiacos dan Real Madrid, di pelabuhan Piraeus, dekat Athena, Yunani, Rabu, 26 November 2025. (Foto AP/Petros Giannakouris)

Sanchez juga membahas evolusi permainan sepak bola yang kini lebih menuntut kerja sama tim dibandingkan aksi individu. Menurutnya, setiap pemain memiliki tanggung jawab dalam bertahan dan memberikan tekanan kepada lawan.

Ia menggambarkan pengalamannya sebagai contoh bagaimana tekanan individu dapat mengacaukan fokus lawan. Baginya, prinsip tersebut masih relevan dalam permainan modern.

“Dalam sepak bola saat ini, kamu harus membantu bertahan dan membuat lawan tidak nyaman dengan caramu sendiri,” kata Hugo Sanchez.

“Saya ingat bahwa saya terus menekan para kiper agar mereka gugup,” ujar Hugo Sanchez.

Sumber: Madrid Universal


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya