Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, menanggapi pemecatan KH Yahya Staquf alias Gus Yahya dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin saat berkunjung ke Pondok Pesantren Modern Assalam di Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
Advertisement
Cak Imin menegaskan fokus utama saat ini adalah mencari solusi terbaik untuk organisasi NU secara keseluruhan. Mengacu pada posisinya, Cak Imin menyatakan akan terus memonitor perkembangan yang terjadi di PBNU.
"Pokoknya saya pada posisi memonitor terus perkembangan sebagai kader NU saya akan terus memonitor dan sampai hari ini saya belum tahu apa yang terjadi yang sesungguhnya,” ujar Cak Imin.
Ia menambahkan semangat di balik penanganan isu ini haruslah demi kemaslahatan organisasi.
“Kita berharap kita akan cari solusi yang paling baik untuk NU, bukan untuk pengurus NU. Yang kita inginkan adalah perbaikan untuk NU, bukan untuk kebaikan segelintir orang,” tegasnya.
Sebelumnya, pengurus Syuriyah PBNU telah resmi memberhentikan Gus Yahya dari jabatan ketua umum, sebagaimana diumumkan melalui surat edaran yang merupakan tindak lanjut dari Keputusan Rapat Harian Syuriah PBNU.
Apresiasi Ekosistem Pesantren Modern Assalam
Di sela-sela responsnya mengenai isu internal NU, Cak Imin juga menyampaikan apresiasinya terhadap Pondok Pesantren Modern Assalam. Kunjungannya tersebut merupakan bagian dari upaya silaturahmi dan koordinasi.
"Alhamdulillah saya beserta rombongan bisa berkunjung silaturahmi dan koordinasi dengan Pondok Pesantren Modern Assalam Sukabumi. Ini adalah contoh ekosistem pemberdayaan, di mana dunia pendidikan sekaligus terkoneksi dengan sistem sosial dan ekonomi," jelasnya.
Ia mencontohkan adanya sistem seperti SPPG dan mekanisme supply and demand yang memberdayakan peternak ayam, produsen sayur mayur, dan pemasok bahan baku makanan.
Cak Imin menekankan pentingnya peran pesantren dalam membangun kemandirian santri dan masyarakat.
"Pesantren yang benar adalah pesantren yang mampu membangun ekosistemnya. Tentu dengan demikian pesantren berkontribusi kepada peningkatan kualitas SDM, kepada penanggulangan kemiskinan melalui pendidikan, kepada pemberdayaan masyarakat menjadi bagian integral dari peran pesantren," ungkapnya.
Cak Imin juga berjanji akan terus mendorong kolaborasi dengan lembaga-lembaga pesantren dan kelompok masyarakat untuk mewujudkan ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi.