Real Madrid Menang Dramatis, Isu Retak Internal Mereda: Xabi Alonso Dapat Dukungan Penuh Klub dan Pemain

Real Madrid akhirnya memutus tren negatif mereka usai menaklukkan tuan rumah Olympiakos 4-3 pada laga lanjutan Liga Champions 2025/2026, Kamis (27/11/2025) dini hari WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 28 November 2025, 11:27 WIB
Pelatih kepala Real Madrid Xabi Alonso, kanan, memeluk pemainnya Kylian Mbappe di akhir pertandingan pembuka Liga Champions antara Olympiacos dan Real Madrid, di pelabuhan Piraeus, dekat Athena, Yunani, Rabu, 26 November 2025. (Foto AP/Petros Giannakouris)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid akhirnya memutus tren negatif mereka usai menaklukkan tuan rumah Olympiakos 4-3 pada laga lanjutan Liga Champions 2025/2026, Kamis (27/11/2025) dini hari WIB.

Namun, yang menjadi sorotan justru bukan kemenangan dramatis itu, melainkan perubahan signifikan yang terjadi di balik layar ruang ganti Los Blancos.

Dalam beberapa hari terakhir, muncul laporan bahwa hubungan Xabi Alonso dengan sejumlah pemain kunci berada di titik mengkhawatirkan.

Nama-nama besar seperti Fede Valverde, Vinicius Junior, hingga Jude Bellingham disebut tak lagi sejalan dengan sang pelatih. Situasi itu bahkan digambarkan sebagai kondisi yang mulai “tak berkelanjutan”.

Namun, usai duel kontra Olympiakos, cerita yang tersaji berbeda.


Isyarat Kompak dari Bintang Real Madrid

Hubungan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, dan Vinicius Junior dikabarkan semakin retak, terutama setelah duel Real Madrid versus Barcelona di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025) dini hari WIB. (AFP/Oscar DEL POZO)

Vinicius terlihat memeluk Alonso dengan hangat setelah peluit panjang berbunyi, gestur yang langsung mematahkan narasi bahwa keduanya tengah bersitegang.

Valverde pun tak ingin tertinggal. Lewat akun media sosialnya, gelandang Uruguay itu mengunggah pesan persatuan yang menegaskan bahwa ruang ganti Madrid tetap solid.

Tanda-tanda rekonsiliasi ini muncul tak lama setelah pemberitaan mengenai Alonso yang disebut mulai kehilangan kepercayaan pemain.


Manajemen Real Madrid Pasang Badan untuk Xabi Alonso

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berjalan bersama para pemainnya saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Rayo Vallecano di Estadio de Vallecas, Spanyol, Minggu (9/11/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Laporan dari sejumlah media Spanyol menyebut bahwa hierarki Real Madrid berdiri tegak mendukung Alonso. Pesan yang disampaikan jelas: “Alonso adalah bosnya.”

Florentino Perez pun dikabarkan turut memberikan dukungan penuh bagi pelatih asal Basque tersebut, meski tim sempat terpuruk dalam tiga laga tanpa kemenangan.

Bagi manajemen, Alonso tetap sosok yang dianggap paling tepat menakhodai proyek jangka panjang Madrid.


Xabi Alonso Ubah Pendekatan, Ruang Ganti Mencair

Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, berdiri di pinggir lapangan selama pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan CA Osasuna di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 19 Agustus 2025. (Thomas COEX/AFP)

Sumber dari internal klub menyebutkan bahwa Alonso melakukan introspeksi dalam beberapa hari terakhir. Ia menghubungi pemain baik secara langsung maupun melalui pesan singkat sejak hasil imbang 2-2 melawan Elche. Alonso mengajak pemain berdiskusi dalam kelompok kecil, tiga hingga empat orang, untuk menanyakan apa yang bisa ia perbaiki.

Menjelang pertandingan kontra Olympiakos, Alonso bahkan menggelar percakapan khusus dengan enam sampai tujuh pemain senior, para pemimpin ruang ganti Los Blancos.

Hasilnya mulai terlihat. Atmosfer latihan di Valdebebas dilaporkan jauh lebih positif. Alonso juga menunjukkan kedekatan baru dengan Vinicius, termasuk pujian terbuka yang ia lontarkan usai pertandingan.

Perubahan pendekatan ini diyakini menjadi kunci kembalinya harmoni di tubuh tim.


Momen Titik Balik Real Madrid?

Kylian Mbappe dari Real Madrid, kanan, merayakan gol keempat timnya bersama rekan setimnya, Vinicius Junior, dalam pertandingan pembuka Liga Champions antara Olympiacos dan Real Madrid, di Pelabuhan Piraeus, dekat Athena, Yunani, Rabu, 26 November 2025. (Foto AP/Petros Giannakouris)

Alonso sendiri menyebut bahwa “progres” yang ia lihat sebelum pertandingan akan terlihat lebih jelas dalam laga-laga berikutnya. Namun, tanda-tanda yang muncul kini membuat Madridistas sedikit bisa bernapas lega.

Dari potensi badai konflik, Real Madrid kini justru mengirim sinyal bahwa mereka sudah kembali berada di jalur yang sama, bersatu, fokus, dan siap menatap rangkaian laga penting ke depan.

Jika ini menjadi titik balik yang sebenarnya, maka kemenangan atas Olympiakos bukan hanya soal tiga poin, tapi awal dari kebangkitan yang lebih besar.

Sumber: El Chiringuito, AS, Marca


Klasemen Liga Spanyol 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya