Liputan6.com, Jakarta Pafos menahan AS Monaco dengan skor 2-2 dalam duel matchday 5 Liga Champions 2025/2026 yang dimainkan di Alphamega Stadium, Kamis dini hari WIB, 27 November 2025. Laga berlangsung terbuka sejak menit awal dan berujung pada empat gol dari dua tim yang sama-sama mengejar kemenangan.
Monaco memimpin lebih dulu lewat Takumi Minamino pada menit ke-5 sebelum David Luiz menyamakan kedudukan lewat sundulan keras pada menit ke-18. Tim tamu kembali unggul lewat Folarin Balogun, namun Pafos memaksa hasil imbang setelah tekanan berat di penghujung laga menghasilkan gol bunuh diri Mohamed Salisu pada menit ke-88.
Advertisement
Hasil ini membuat kedua tim tetap berada di posisi yang sama di klasemen sementara fase liga, masing-masing dengan enam poin dari lima pertandingan. Peluang mereka ke fase berikutnya masih terbuka, namun persaingan kian ketat jelang matchday terakhir.
Dengan hasil akhir yang mendebarkan dan tensi yang meninggi di menit-menit akhir, pertandingan ini menghadirkan banyak momen penting yang layak disimak. Berikut laporan lengkap jalannya laga Pafos vs Monaco.
Babak Pertama
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi, dan Monaco langsung menekan sejak menit awal. Tekanan itu berbuah gol saat laga baru berjalan lima menit, ketika kombinasi cepat di sepertiga akhir membuat Maghnes Akliouche mengirim umpan terobosan kepada Takumi Minamino yang menuntaskan peluang dengan sontekan terarah.
Pafos hampir merespons seketika pada menit ke-8 melalui Anderson Silva. Sepakannya melengkung dan mengecoh Lukas Hradecky, namun bola masih membentur mistar gawang. Situasi ini membuat pertandingan semakin terbuka.
Monaco terus menguasai bola, tetapi Pafos perlahan menemukan ritme permainan. Sebuah peluang besar muncul di menit ke-14 dari situasi bola mati, meski para pemain Pafos saling bertabrakan dan gagal memaksimalkan kesempatan tersebut.
Tekanan Pafos akhirnya membuahkan gol pada menit ke-18. Umpan sudut dari Mislav Orsic disambut David Luiz dengan tandukan keras yang tak mampu dihentikan Hradecky. Gol ini kembali menyeimbangkan keadaan dan memicu intensitas serangan kedua tim.