Liputan6.com, Jakarta - Kota Tangerang Selatan memperingati Hari Ulang Tahun ke-17 dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD, Rabu (26/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan bahwa momentum hari jadi menjadi waktu refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk membawa Tangsel naik kelas sebagai kota yang maju dan berdaya saing.
Advertisement
“Ini adalah waktu yang tepat untuk refleksi, dan terus berupaya bersama agar kota yang kita cintai ini, dengan semakin bertambahnya usia, dapat menjadi kota yang lebih baik lagi, kota yang dapat memenuhi apa yang menjadi harapan dan keinginan warganya,” ujar Benyamin.
Ia menyampaikan bahwa arah pembangunan lima tahun mendatang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi Tangerang Selatan Unggul, Inklusif, Inovatif, Kolaboratif, Menuju Kota Lestari. Benyamin menyebut sejumlah capaian telah menunjukkan kemajuan dalam berbagai sektor.
Dalam bidang ekonomi, ia mengungkapkan peningkatan pertumbuhan dan arus investasi yang terus menguat sepanjang 2025. Ia mengatakan pencapaian itu menjadi bukti meningkatnya kepercayaan pelaku usaha serta potensi Tangsel sebagai salah satu pusat pertumbuhan kawasan Jabodetabek.
Di sektor pembangunan manusia, Tangsel mencatat peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penurunan tingkat pengangguran. Pemerintah daerah juga memastikan pemerataan akses pendidikan melalui program bantuan sekolah, pengoperasian bus sekolah, dan pemberian beasiswa bagi pelajar kurang mampu dan mahasiswa berprestasi.
Pada sektor kesehatan, Benyamin menegaskan bahwa Tangsel telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100 persen. Program Ngider Sehat Premium, tenaga dokter, ambulans keliling, dan insentif bagi ribuan kader posyandu disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat.
“Semua layanan ini kita arahkan untuk mewujudkan layanan kesehatan yang mobile dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Benyamin.
Soroti Kenaikan APBD 2025
Di bidang infrastruktur, pemerintah menangani sejumlah titik rawan banjir, membangun kolam retensi dan rumah pompa, menata drainase, serta memperluas pembangunan jalan lingkungan dan jembatan. Benyamin menyebut program penerangan jalan terus ditingkatkan seiring peningkatan kapasitas fiskal daerah.
Ia menjelaskan bahwa kenaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 menjadi instrumen penggerak ekonomi wilayah. “Diharapkan APBD ini dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Selama satu tahun terakhir, Tangsel memperoleh sejumlah penghargaan mulai dari opini WTP ke-13 berturut-turut, predikat Kota Peduli HAM, Kota Layak Anak kategori Utama, hingga prestasi di ajang olahraga nasional dan internasional.
Benyamin menutup sambutannya dengan optimisme bahwa Tangsel akan terus berkembang sebagai magnet ekonomi kawasan penyangga Ibu Kota. “Kalau kita kompak, Tangsel bisa jadi digdaya,” katanya.