Liputan6.com, Jakarta - Estevao Willian berhasil wujudkan mimpi setelah mencetak gol untuk membantu Chelsea meraih kemenangan telak 3-0 atas Barcelona pada lanjutan Liga Champions 2025/2026 di Stamford Bridge, Rabu (26/11/2025).
Ia menyatakan bahwa momen tersebut adalah momen terbaik dalam kariernya sejauh ini. Estevao juga mengungkapkan rasa syukur dan menekankan hubungan istimewa dengan penggemar Chelsea sejak datang di klub.
Advertisement
Pada laga itu, Chelsea mendominasi lawan dari peluit pertama hingga terakhir. Gol bunuh diri Jules Kounde membuka skor di babak pertama, sebelum Estevao mendapatkan momentumnya dan menggandakan keunggulan timnya di babak kedua.
Melewati Pau Cubarsi dan Alejandro Balde dengan mudah, Estevao melesakkan bola ke gawang untuk mengukir sejarah, menandai dominasi The Blues.
Ia sendiri sudah mencetak lima gol untuk klub barunya, menjadikannya pemain termuda kedua yang sukses cetak gol dalam tiga pertandingan perdananya di Liga Champions.
Estavio juga berhasil menyamai rekor Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang mencapai prestasi tersebut sebelum usia 20 tahun.
Komentar Estevao usai Bantu Chelsea Menang
Estavio mengatakan bahwa tidak punya kata-kata untuk menggabarkan perasaannya saat ini. Pertandingan itu sangat sempurna, dan ia berterima kasih kepada Tuhan atas semua yang telah terjadi.
"Semuanya terjadi sangat cepat bagi saya, terjadi begitu saja tanpa saya sadari. Saya hanya menemukan ruang, menerobos, lalu mencetak gol itu. Momen itu sangat istimewa bagi karier saya. Saya berharap bisa mencetak lebih banyak lagi," ucap Estavio, dilansir Goal.com.
"Sejak tiba di sini, saya merasa sangat terhubung dengan para penggemar. Saya sangat senang bisa mencetak gol untuk mereka dan membuat mereka bahagia. Saya berharap bisa terus membuat mereka bahagia dan mencetak lebih banyak gol untuk mereka," tambahnya.
Estavio Kalahkan Lamine Yamal
Perbandingan antara sensasi remaja Estevao dan Lamine Yamal telah menjadi sorotan dalam beberapa hari jelang laga, seiring para penggemar mulai mempersiapkan diri untuk duel mereka Liga Champions.
Pada pertandinga tersebut, Estevao menjadi pemenang mutlak karena Yamal dimatikan Marc Cucurella dan jarang memengaruhi jalannya pertandingan.
"Estevao sudah bermain di level tinggi dan menjadi starter untuk Brasil. Dia masih sangat muda dan tentu saja bisa melakukan banyak hal dengan lebih baik, tetapi kami sangat senang dengannya. Senang rasanya bagi orang-orang yang mencintai sepak bola menyaksikan pemain seperti Estevao, Lamine Yamal, dan Pedri. Kami senang Estevao bersama kami," ujar pelatih Chelsea Enzo Maresca.