Rotasi Besar Berbuah Petaka, Guardiola Jelaskan Kekalahan Man City dari Leverkusen

Guardiola menilai rotasi besar menjadi faktor kekalahan 0-2 Man City dari Leverkusen dan meminta tim menerima hasil sebelum fokus ke laga berikutnya.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 26 November 2025, 08:56 WIB
Alex Grimaldo mencetak gol pembuka dalam laga Liga Champions antara Manchester City vs Bayer Leverkusen di Etihad Stadium, 26 November 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Manchester City harus menerima kekalahan 0-2 dari Bayer Leverkusen dalam laga Liga Champions yang berlangsung dengan tempo intens. Pertandingan ini menjadi sorotan karena City tampil dengan rotasi besar yang berbeda jauh dari komposisi biasanya.

Keputusan tersebut membuat jalannya laga tidak berkembang sesuai harapan City. Leverkusen mampu memanfaatkan situasi dan mengambil kendali permainan melalui gol di kedua babak. Kekalahan ini pun memunculkan evaluasi langsung dari Pep Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu menekankan bahwa tim harus menerima hasil ini dan segera mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya. Ia ingin skuadnya kembali menemukan ketenangan sebelum menghadapi jadwal berat berikutnya.


Guardiola Jelaskan Penyebab Kekalahan

Arthur diadang oleh Rayan Ait-Nouri dalam laga Liga Champions antara Manchester City vs Bayer Leverkusen di Etihad Stadium, 26 November 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Guardiola mengakui bahwa jumlah perubahan yang ia lakukan berdampak besar pada performa tim. Ia menjelaskan bahwa rotasi merupakan bagian dari musim panjang, namun hasil kali ini menunjukkan bahwa keputusan tersebut mungkin berlebihan.

“Terlalu banyak perubahan. Saya selalu percaya musim panjang dengan pertandingan setiap dua atau tiga hari membuat semua orang harus terlibat," kata Guardiola.

Pelatih City itu menambahkan bahwa para pemain tampil dengan kehati-hatian berlebihan, sehingga tidak mampu menjalankan instruksi permainan dengan baik.

“Mungkin terlalu banyak perubahan. Melihat hasilnya, saya pikir mereka bermain dengan keinginan untuk tidak membuat kesalahan dan tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan.”


Pergantian Pemain Tak Mengubah Hasil

Erling Haaland dari Manchester City menarik kaus kakinya pada laga Liga Champions antara Manchester City dan Bayer Leverkusen di Manchester, Inggris, Selasa, 25 November 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

City turun dengan komposisi yang lebih mirip pertandingan Carabao Cup ketimbang Liga Champions, dan Leverkusen memanfaatkan celah tersebut. Gol dari Alex Grimaldo dan Patrick Schick membuat City tertinggal di kedua babak.

Guardiola mencoba mengubah situasi dengan tiga pergantian pemain di babak pertama dan kemudian memasukkan Erling Haaland serta Cherki setelah lebih dari satu jam. Namun, perubahan itu tidak cukup memberikan perbedaan besar.

Haaland sempat memberikan ancaman, tetapi gagal menyelesaikan dua peluang yang didapat. Setelah peluang keduanya melambung, City tidak mampu menekan Leverkusen untuk mencari gol balasan.

“Kami punya senjata di bangku cadangan, tetapi jujur saja itu tidak berhasil, dan kami harus menerimanya," sambung Guardiola.

“Sekarang kami tidak banyak bicara. Kami menjernihkan pikiran dan melanjutkan ke Leeds.”

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya