Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Sedunia 2025 di Jateng

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis menjadi tuan rumah puncak perayaan Hari Anak Sedunia Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Tahun 2025.

oleh Tim NewsDiterbitkan 25 November 2025, 16:35 WIB
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis menjadi tuan rumah puncak perayaan Hari Anak Sedunia Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Tahun 2025. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia (World Children's Day) yang diperingati setiap tahunnya pada 20 November, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang yang merupakan anggota Holding Danareksa, menjadi tuan rumah puncak perayaan Hari Anak Sedunia Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Tahun 2025.

Puncak acara yaitu Festival Anak Kecamatan Berdaya yang dipusatkan di KEK Industropolis Batang pada 21 hingga 23 November 2025 ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Batang, UNICEF Indonesia, dan para mitra.

Acara ini dihadiri lebih dari 120 anak-anak dari peserta Kids Take Over (KTO), perwakilan dari utusan berbagai Provinsi di Indonesia, anak berkebutuhan khusus, anak santri atau santriwati, dan peserta Piloting Kecamatan Berdaya Kabupaten Batang.

"Para peserta KTO mengambil peran penting dengan berperan sebagai Direksi dan mengambil alih posisi strategis di kawasan secara simbolis," ujar Kepala Departemen Corporate Secretary KEK Industropolis Batang M Burhan Murtaki melalui keterangan tertulis, Selasa (25/11/2025).

Ini, lanjut dia, merupakan penegasan dari komitmen KEK Industropolis Batang untuk membangun kawasan industri yang peduli terhadap aspek sosial dan hak anak.

"Kami membuka pintu KEK agar anak-anak dapat menyaksikan langsung bagaimana teknologi dan industri akan membentuk masa depan mereka. Kami percaya bahwa kemajuan ekonomi harus sejalan dengan pemenuhan hak-hak dasar anak, seperti pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang aman," terang Burhan.

"Kami akan mendorong semua tenant di sini mengadopsi standar internasional dalam Perlindungan Anak dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang mengutamakan kesejahteraan generasi muda," sambung dia.

 

Didukung Pemda

Acara ini juga didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah, yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

"Salah satu hal yang sangat penting bagi semua industri adalah mempertimbangkan esensi dari kawasan industri dan ekosistemnya, dengan tujuan memberikan masukan agar anak-anak kita dapat memahami situasi dengan lebih baik," ucap Taj Yasin.

"Ke depan, kami memiliki program ‘Setelling’ yang melibatkan dokter-dokter spesialis untuk memenuhi kebutuhan daerah dan mendampingi anak-anak kita di sekolah," jelas dia.

Kemudian, Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengatakan, pihaknya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan komitmen di Kabupaten Batang untuk terus menciptakan daerah ini sebagai wilayah yang ramah anak, serta memberikan rasa nyaman dan aman.

"Kami sangat berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang baik, menjaga kualitas udara, menggunakan air dengan bijak, dan mewariskan budaya yang baik," terang Faiz.

Acara puncak ini dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan yang inspiratif dan mendidik. Salah satu yang paling menarik adalah di mana anak-anak diajak untuk melihat, dan praktik langsung bagaimana proses produksi produk-produk para tenant di kawasan, seperti SEG Solar.

Dalam kesempatan ini juga, anak-anak diajak untuk memahami konsep pengolahan limbah air di kawasan, konsep energi terbarukan, sesuai dengan visi KEK sebagai industri hijau.

 

KEK Industropolis Batang

Penyelenggaraan Hari Anak Sedunia ini bukan hanya sebuah seremoni, tetapi menjadi tonggak penting bagi KEK Industropolis Batang dalam memperkuat perannya sebagai pusat ekonomi yang bertanggung jawab, peduli, dan berinvestasi pada keberlanjutan masa depan bangsa.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang merupakan anggota Holding BUMN Danareksa yang berlokasi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. KEK ini memiliki tiga kegiatan utama, yaitu industri dan pengolahan, logistik dan distribusi, serta pariwisata.

Sebagai kawasan industri terintegrasi, KEK Industropolis Batang dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan investasi berkelanjutan melalui pengembangan kawasan yang terintegrasi antara sektor manufaktur, komersial, dan rekreasi.

Dengan infrastruktur berstandar internasional serta akses langsung ke tol Trans Jawa, pelabuhan, dan bandara, kawasan ini menawarkan keunggulan strategis bagi investor nasional maupun global.

KEK Industropolis Batang dibangun dengan prinsip sustainability, inclusivity, dan innovation, guna menciptakan ekosistem industri modern yang memperkuat daya saing nasional serta menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama Foreign Direct Investment (FDI) di kawasan Asia.

Infografis game yang dianggap berbahaya untuk anak-anak (Sumber: Infografis Sahabat Keluarga kemendikbud).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya