Ray Rangkuti Desak Prabowo Tangkap Mafia Migas: Negara Jangan Kalah

Ray merekomendasikan pemerintah memberi batas waktu kepada institusi penegak hukum agar proses penyidikan tidak stagnan.

oleh Tim NewsDiterbitkan 25 November 2025, 16:16 WIB
Direktur Eksekutif Lingkar madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Lingkar madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas mafia migas. Ia menilai negara harus menunjukkan ketegasan agar para pihak yang terlibat dapat diproses secara hukum hingga ke pengadilan.

“Prabowo jelas harus mendorong Kejagung, Kepolisian, sampai kerja sama internasional agar mafia migas seperti Riza Chalid dan lainnya bisa dihadirkan ke pengadilan dan dibongkar tuntas,” ujar Ray dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).

Ray menilai lambatnya proses hukum, termasuk penetapan tersangka tanpa penangkapan, dapat memicu keraguan masyarakat atas keseriusan aparat penegak hukum.

“Negara tidak boleh kalah dari mafia migas. Kalau tersangka sudah ada tapi tidak ditangkap, publik bisa menilai proses hukum mandek,” tegasnya.

Ia merekomendasikan pemerintah memberi batas waktu kepada institusi penegak hukum agar proses penyidikan tidak stagnan.

“Tenggat waktu itu penting. Kalau sampai Januari tidak tertangkap, harus ada evaluasi dan teguran. Dengan begitu ada efek jera dan kasusnya bisa tuntas,” tutur Ray.

 

Kontrol Negara pada Migas Sangat Diperlukan

Dalam kesempatan yang sama, Ray juga menyoroti peran strategis Pertamina sebagai BUMN yang mengelola sektor energi nasional. Ia menilai kontrol negara atas migas masih diperlukan untuk menjaga stabilitas energi.

“Pertamina itu sektor strategis negara, jadi memang harus dikontrol oleh negara. Migas bukan komoditas biasa. Kalau tidak dikontrol, bisa ambyar,” katanya.

Namun, ia menilai penguatan kepercayaan publik menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Pertamina. Menurutnya, transparansi harus menjadi bagian dari tata kelola BUMN migas.

“Isu monopoli dan kontrol negara itu tidak masalah, tapi kepercayaan publik harus dibangun lewat transparansi. Itu kunci mengembalikan keyakinan masyarakat,” ujarnya.

Ray menilai kombinasi ketegasan politik Prabowo dalam memberantas mafia migas, dukungan penuh terhadap aparat penegak hukum, serta peningkatan transparansi Pertamina menjadi langkah penting untuk membersihkan sektor migas dari praktik ilegal.

 

Infografis Prabowo Perintahkan Kapolri, Jaksa Agung hingga KPK Sikat Koruptor. (Liputan6.com/Abdillah)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya