Chelsea vs Barcelona: Iniesta Ungkap Kenangan Indah Jebol Gawang The Blues Jelang Duel Panas di Stamford Bridge

Andres Iniesta mengenang gol ikoniknya ke gawang The Bleus pada 2009 jelang pertemuan Barcelona vs Chelsea di Liga Champions 2025/2026.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 25 November 2025, 12:13 WIB
Kepergian Xavi ke Qatar membuat ban kapten Barcelona otomatis diserahkan kepada Andres Iniesta. Memimpin tim sejak 2015 hingga 2018, Iniesta berhasil mengantarkan Barcelona dua kali meraih juara LaLiga dan tiga kali Copa del Rey. (Foto: AFP/Lluis Gene)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona kembali menginjakkan kaki di Stamford Bridge untuk menantang Chelsea pada matchday 5 Liga Champions 2025/2026, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB. Laga ini menghadirkan tensi tinggi karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen grup. Barcelona datang dengan modal positif setelah menang besar di liga akhir pekan lalu dan ingin menjaga momentum tersebut di London.

Pertemuan ini juga menghidupkan kembali memori panjang rivalitas kedua klub yang selalu menghasilkan drama. Stamford Bridge bukan sekadar stadion bagi Barcelona, melainkan tempat lahirnya salah satu momen paling emosional dalam sejarah klub. Gol telat Andres Iniesta pada 2009 masih membekas kuat bagi para cules di seluruh dunia.

Situasi klasemen membuat duel ini kian menarik. Barcelona berada di posisi 11 dengan tujuh poin dari empat laga, sementara Chelsea tepat di bawahnya dengan jumlah poin yang sama. Kemenangan akan membawa salah satu dari mereka melompat naik dan memegang kendali dalam perebutan tiket ke fase gugur.

Ketidakhadiran sejumlah pemain kunci dari kedua kubu juga menambah lapisan drama. Chelsea dipastikan tanpa Cole Palmer, sedangkan Barcelona tak membawa Pedri ke London. Namun, atmosfer Stamford Bridge diyakini cukup membuat para pemain Barcelona kembali teringat pada satu momen legendaris yang tak pernah pudar.


Iniesta Masih Merinding Saat Kenang Gol Penentu di Stamford Bridge

Andres Iniesta mencetak gol ke gawang Chelsea sekaligus memastikan langkah Barcelona ke final Liga Champions 2009. (AFP/Lluis Gene)

Andres Iniesta menjadi sorotan jelang duel Barcelona melawan Chelsea. Mantan gelandang legendaris itu mengenang gol ikoniknya di semifinal Liga Champions 2009, sebuah momen yang mengubah sejarah klub. Saat itu Barcelona hampir tersingkir sebelum tendangan kaki kanan Iniesta di masa injury time menyelamatkan mereka.

Gol tersebut tercipta ketika Barcelona bermain dengan 10 orang setelah Eric Abidal dikartu merah, dan Chelsea memimpin lewat sepakan keras Michael Essien. Situasi yang semakin menekan membuat gol Iniesta terasa jauh lebih monumental. Semua terjadi cepat, namun momen itu bertahan abadi dalam ingatan jutaan penggemar.

Berbicara kepada Sport, Iniesta mengaku kenangan itu tetap hidup meski sudah berlalu lebih dari satu dekade. Ia menggambarkan betapa emosionalnya momen tersebut dan bagaimana gol itu menjadi titik balik dalam perjalanan Barcelona menuju treble.

Lanjut Baca:

“Rasanya seperti kemarin, enam belas tahun yang lalu, tetapi kenangan itu nyata. Mustahil untuk tidak mengingatnya, setiap kali Anda melihat atau memikirkan gol itu, Anda akan bersemangat, untuk gol itu dan untuk semua yang terjadi setelahnya. Itu gila,” serunya kepada Sport, via Football Espana.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya