Sikap Emosional yang Bikin Malu: Guardiola Akhirnya Minta Maaf usai Insiden dengan Kameramen Usai Kalah dari Newcastle

Pep Guardiola meminta maaf setelah insiden dengan kameramen usai kekalahan Manchester City dari Newcastle. Sang manajer mengakui kesalahannya dan menjelaskan situasi panas di lapangan.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 24 November 2025, 23:30 WIB
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, berdebat dengan wasit setelah pertandingan Premier League antara Newcastle United dan Manchester City di Newcastle, Inggris, Sabtu, 22 November 2025. (Foto AP/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta Pep Guardiola menjadi sorotan, bukan hanya karena kekalahan yang dialami Manchester City, tetapi juga akibat tindakan emosional yang terekam kamera. Pada akhirnya, Pep merasa malu dan minta maaf atas insiden tersebut.

Pada laga pekan ke-12 Premier League 2025/2026 melawan Newcastle, sang manajer terlihat berkonfrontasi dengan seorang juru kamera di pinggir lapangan. Gestur itu memicu perbincangan hangat, terlebih insiden terjadi di tengah frustrasi City terhadap sejumlah keputusan wasit.

City takluk 1-2 di St James Park, sebuah hasil yang semakin diperkeruh oleh beberapa keputusan krusial seperti penalti, handball, dan offside ketat yang dinilai merugikan.

Guardiola, yang sejak menit-menit akhir menunjukkan kegusaran, berjalan ke lapangan untuk berbicara langsung dengan wasit Sam Barrott. Namun, yang paling menyita perhatian justru ketika ia melepas headphone seorang juru kamera dan membisikkan sesuatu ke telinganya.

Usai laga, Guardiola mengakui bahwa tindakannya itu tidak pantas. Ia meminta maaf secara terbuka dan mengakui bahwa luapan emosi membuatnya bertindak berlebihan.


Guardiola Akui Kesalahan dan Jelaskan Situasi di Lapangan

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Borussia Dortmund di Stadion Etihad di Manchester, Inggris barat laut, pada 5 November 2025. (Oli SCARFF / AFP)

Pep Guardiola tak menutupi rasa malunya atas insiden yang ia perbuat. Ia menegaskan bahwa tindakannya muncul sebagai reaksi spontan terhadap keputusan-keputusan yang dianggap merugikan timnya. Dalam pernyataannya, Guardiola menyampaikan penyesalan mendalam.

"Saya minta maaf. Saya merasa malu, hina ketika melihatnya. Saya tidak menyukainya. Saya meminta maaf setelah satu detik kepada juru kamera. Saya adalah diri saya sendiri," ucap Guardiola dikutip dari BBC Sport.

"Setelah 1.000 pertandingan, saya bukanlah orang yang sempurna, saya membuat kesalahan besar. Alasannya adalah saya ingin membela tim dan klub saya," tegas Guardiola.


Insiden Panas Lain di Laga Newcastle vs Man City

Pemain Manchester City, Erling Haaland, terjatuh saat berebut bola dengan pemain Newcastle United, Sven Botman, pada laga Piala FA di Stadion Etihad, Minggu (17/3/2024). (AP Photo/Dave Thompson)

Selain insiden dengan kameramen, suasana di lapangan juga sempat memanas. Gianluigi Donnarumma harus digiring menuju terowongan, sementara Joelinton ditahan oleh Eddie Howe setelah terjadi perdebatan.

Guardiola bahkan sempat berbicara dengan kapten Newcastle, Bruno Guimaraes, dalam momen yang menunjukkan intensitas pertandingan.

"Kami sudah mengenal Bruno selama bertahun-tahun dan setiap kali setelah pertandingan, bahkan di Etihad, kami selalu mengobrol di terowongan atau di mana pun kami mengobrol. Entah apa yang terjadi," kata Guardiola.

Sumber: BBC Sport


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya