Liputan6.com, Jakarta - Trian berdiri diam di belakang pintu kantor Adila, menunggu saat yang tepat untuk mengejutkannya. Ketika Adila akhirnya masuk ke ruangannya, Trian muncul dengan senyum lebar, berharap bisa menghiburnya. Namun, bukannya tersenyum, Adila justru tampak kesal. Rupanya, ia baru saja melihat Trian bertegur sapa dengan rekan kerjanya, dan itu membuatnya cemburu.
Adila menegur Trian dengan nada sedikit marah, Baru sebentar ditinggal, sudah cipika-cipiki sama orang lain, katanya. Mendengar itu, Trian justru merasa senang. Ia mendekati Adila sambil menggoda, Ah, ternyata istriku cemburu, ya? Tidak apa-apa, cemburu itu kan tanda cinta, ujarnya dengan senyum nakal.
Advertisement
Kemudian, Adila mengunjungi Rama di rumah sakit. Saat mereka berbincang, Rama menanyakan apakah Adila merasa bahagia dengan Trian sekarang. Pertanyaan itu membuat Adila terdiam sejenak, merenungkan perasaannya.
Anak Buah Cahyono Temukan Bukti Baru
Sementara itu, anak buah Cahyadi menemukan bukti baru. Mereka menunjukkan foto seseorang yang telah menculik Trian, dan mengejutkan, pelakunya adalah Lusi.
Di malam hari, Adila sudah tertidur lebih dulu di kamarnya. Namun, tidurnya tidak tenang. Ia mengalami mimpi buruk. Beruntung, Trian pulang tepat waktu. Ia segera menghampiri Adila dan dengan lembut bertanya, Kamu mimpi buruk, ya? Saat membuka matanya, Adila langsung memeluk Trian erat, merasa lega karena kehadirannya.