Prioritaskan Manchester United, Ruben Amorim Rusak Rencana Masa Depan Kobbie Mainoo

Ruben Amorim menyiratkan Kobbie Mainoo tak bakal diizinkan pergi begitu saja dari Manchester United.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 24 November 2025, 19:00 WIB
Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Manchester United Ruben Amorim baru-baru ini mengeluarkan pernyaatan yang bisa merusak rencana masa depan Kobbie Mainoo.

Sebagaimana diketahui, gelandang jebolan akademi Setan Merah itu santer diklaim ingin cabut dari Old Trafford lantaran sulit mendapat menit bermain di bawah asuhan juru taktik Portugal.

Pemuda berusia 20 tahun baru diturunkan 8 kali selama 228 menit dalam berbagai kompetisi musim ini. Imbasnya, peluang Mainoo dipanggil Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 kian terancam.

Laporan Football Transfers mengungkap Kobbie Mainoo sebenarnya sudah gatal ingin mencari solusi atas permasalahannya sejak musim panas lalu.

Kebetulan sang pemain tidak sepi peminat. Tim Serie A seperti Napoli sempat dikaitkan pada prospek penandatanganan pengawa Inggris.

Sayangnya, MU kala itu ogah melepas talenta jebolan akademi mereka dengan status pinjaman. Mainoo pun terdorong mencoba lagi di bursa transfer Januari. Namun, Ruben Amorim baru-baru ini kembali memberi respons yang menghancurkan harapannya.


Kata-Kata Ruben Amorim

Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu (8/11/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Dilansir Football Transfers, pelatih Amorim mengaku dia sebenarnya paham rasa frustrasi yang dialami anak asuhnya perkara menit bermain.

Walau begitu, sang juru taktik menyiratkan Kobbie Mainoo masih harus bersabar pada Januari 2026 sebab dia tidak akan otomatis diizinkan pergi dari klub. Pria portugal berdalih sikap ini dilakukan demi memprioritaskan kebutuhan Manchester United.

"Hal pertama yang harus dilakukan adalah menjadikan klub prioritas utama. Jadi kami harus memikirkan klub dan tim, baru kemudian semuanya bisa terjadi," ujar Amorim, mengutip laporan Football Transfers.

"Saya dulu juga pemain sepak bola, saya paham segalanya. Saya ingin bantu pemain saya di semua situasi. Saya mau para pemain senang. Saya juga paham rasa frustrasi beberapa pemain, mengingat Piala Dunia sudah dekat."

"Saya pun tahu apa artinya Piala Dunia, tapi Manchester United harus didahulukan. Jadi jika saya bisa membantu klub dan pemain (sekaligus), saya akan sangat senang. Tapi jika tidak, saya harus lebih memikirkan tim," tandasnya.


Masih Butuh Kobbie Mainoo

Kobbie Mainoo bermain luar biasa melawan Wigan Athletic. Pemain yang baru berusia 18 tahun itu memiliki visi bermain layaknya gelandang senior. (AFP/Paul Ellis)

Sebelumnya pada Oktober, Ruben Amorim juga pernah melontarkan pernyataan sejenis ketika bicara soal kondisi Kobbie Mainoo dan Joshua Zirkzee yang jarang dapat menit bermain di klub.

Lanjut Baca:

Pelatih asal Portugal bersikeras tetap membutuhkan kedua penggawa untuk mewujudkan kebangkitan Manchester United musim ini. "Zirkzee dan Mainoo adalah pemain kami. Kami butuh semua pemain agar bisa menjalankan musim dengan baik," ujar Amorim bulan lalu, dilansir Football Transfers. "Beberapa pemain memang diturunkan, ada rumor dan berita (soal itu). Kemudian beberapa pemain ingin (menit) bermain. Apalagi dengan adanya Piala Dunia, ada agen yang mendengarkan pembicaraan para pemain tersebut sepanjang waktu," tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya