Gianluigi Buffon Senang Milan Menang Derby meski Kalah Penguasaan Bola

Gianluigi Buffon memuji kemenangan AC Milan atas Inter Milan di Derby della Madonnina, meski Rossoneri kalah dalam penguasaan bola. Buffon juga menyanjung performa Mike Maignan dan menilai kiper AC Milan itu sangat menentukan hasil laga.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 24 November 2025, 16:17 WIB
Para pemain AC Milan merayakan keberhasilan Mike Maignan menggagalkan tendangan penalti pemain Inter Milan, Hakan Calhanoglu, pada laga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (2411/2025). (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta Legenda Juventus, Gianluigi Buffon, angkat bicara soal kemenangan AC Milan atas Inter Milan di Derby della Madonnina. Ia menyoroti cara Rossoneri menang meski kalah jauh dalam penguasaan bola.

Laga Inter Milan vs AC Milan berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (24/11/2025) dini hari WIB. Derby ini sarat tensi dan berpengaruh besar pada persaingan papan atas Serie A musim ini.

Inter tampil dominan sepanjang pertandingan dengan penguasaan bola yang lebih besar. Namun, Milan justru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang mereka miliki.

Gol tunggal Christian Pulisic dan penalti gagal Hakan Calhanoglu menjadi momen kunci yang membalikkan arah pertandingan. Hasil ini membuat Milan merangsek naik di klasemen, sementara Inter harus rela tergeser.


Buffon Senang Milan Menang meski Kalah Penguasaan Bola

Rafael Leao dari AC Milan berduel dengan Manuel Akanji dari Inter Milan dalam laga Serie A di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Gianluigi Buffon menilai kemenangan AC Milan di derby ini menjadi bukti bahwa penguasaan bola bukan segalanya. Menurutnya, statistik dominasi Inter tidak otomatis mencerminkan siapa tim yang bermain lebih baik.

Inter tercatat menguasai sekitar 65 persen ball possession, sementara Milan hanya sekitar 35 persen. Meski begitu, Rossoneri justru pulang dengan tiga poin berkat permainan yang lebih efektif di momen-momen penting.

“Saya senang tim yang penguasaan bolanya lebih sedikit yang menang,” ujar Buffon, dikutip dari Dazn.

“Inter punya 65 persen penguasaan bola dibanding 35 persen milik AC Milan? Saya senang tim dengan penguasaan bola lebih sedikit yang menang, karena statistik itu tidak selalu menunjukkan hal yang penting,” kata Buffon.


Maignan Dinilai Kiper yang Menentukan Kemenangan

Kiper AC Milan, Mike Maignan, berhasil menggagalkan tendangan penalti pemain Inter Milan, Hakan Calhanoglu, pada laga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (2411/2025). (AP Photo/Antonio Calanni)

Buffon juga memberikan perhatian khusus kepada Mike Maignan yang tampil gemilang di bawah mistar gawang Milan. Penyelamatan penting, termasuk menggagalkan penalti Hakan Calhanoglu, membuatnya jadi salah satu aktor utama kemenangan Rossoneri.

Selain refleks dan penempatan posisi yang apik, Maignan juga dinilai memiliki mentalitas kuat sebagai pemimpin di lapangan. Perannya bukan hanya sekadar shot-stopper, tetapi juga penentu tambahan poin bagi tim.

“Siapa pun yang ingin menang pasti menginginkan dia sebagai penjaga gawang,” ujar Buffon.

“Ia memberikan poin-poin penting di klasemen, dan saya melihatnya semakin fokus sejak mengenakan ban kapten,” kata Buffon.


Sorotan Buffon kepada Bartesaghi

Marcus Thuram dari Inter Milan melakukan tekel terhadap Luka Modric dalam laga Serie A melawan AC Milan di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Tak hanya pemain senior, Buffon juga menyinggung sosok Davide Bartesaghi yang dianggap punya potensi besar. Ia mengaku sudah memperhatikan sang pemain muda sejak tampil di level yang lebih rendah.

Bagi Buffon, kualitas fisik dan cara bermain Bartesaghi membuatnya layak dipantau untuk masa depan. Ia menilai sang bek muda memiliki atribut yang bisa membawanya menembus level tertinggi, termasuk tim nasional.

“Saya pernah melihatnya langsung saat melawan Lucchese di Serie C,” ucap Buffon.

“Di catatan pribadi saya, saya sudah menandai namanya sebagai pemain muda yang secara fisik dan cara berlarinya berpotensi suatu hari nanti mencapai tim nasional,” tutur Buffon.

Sumber: Calciomercato


Persaingan Sengit di Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya