Marcus Thuram Ungkap Penyebab Kekalahan Inter dari Milan: Mereka Main Seperti Real Madrid

Inter Milan harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-1 dari AC Milan dalam laga Serie A bertajuk Derby della Madonnina yang berlangsung panas di Giuseppe Meazza, Senin (24/11/2025) dini hari WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 24 November 2025, 16:00 WIB
Marcus Thuram dari Inter Milan melakukan tekel terhadap Luka Modric dalam laga Serie A melawan AC Milan di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-1 dari AC Milan dalam laga Serie A bertajuk Derby della Madonnina yang berlangsung panas di Giuseppe Meazza, Senin (24/11/2025) dini hari WIB.

Gol tunggal Christian Pulisic menjadi pembeda, sekaligus menegaskan betapa efektifnya strategi serangan balik Rossoneri. Penyerang Inter, Marcus Thuram, tak menampik bahwa timnya dibuat kerepotan oleh pola transisi cepat yang diterapkan rival sekota tersebut.

Menurut Thuram, AC Milan tampil dengan gaya permainan yang sangat efisien, bahkan ia menyamakannya dengan ciri khas Real Madrid yang kerap mematikan lawan lewat counter-attack presisi tinggi.

“Mereka memanfaatkan celah dengan sangat cepat. Itu yang membuat kami beberapa kali kewalahan,” ujar Thuram, dikutip dari Sky Italia.


Penyesalan Marcus Thuram

Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, bersama rekannya Marcus Thuram bereaksi setelah gol kedua Udinese dicetak Arthur Atta dalam laga Serie A di Stadion San Siro, Milan, Italia, Minggu, 31 Agustus 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Momen paling disesali sang striker adalah peluang emas lewat sundulan yang gagal berbuah gol. Thuram mengakui seharusnya ia mengarahkan bola ke tiang dekat, bukan ke tiang jauh, langkah yang membuat kiper Mike Maignan mampu bereaksi cepat untuk menggagalkan kesempatan Inter menyamakan skor.

“Itu pelajaran penting buat saya dan tim. Kami harus lebih efisien,” tegasnya.

Thuram juga menyoroti risiko dari gaya bermain Inter yang mengandalkan penguasaan bola. Menurutnya, ketika tidak dieksekusi sempurna, pola tersebut membuat tim rentan terkena serangan balik. Ia menyebut Milan berhasil memanfaatkan celah itu sepanjang laga.

Meski demikian, striker asal Prancis itu menegaskan ruang ganti Inter tetap tenang setelah kekalahan ini. “Tidak ada kepanikan. Dengan Cristian Chivu, kami akan menganalisis semuanya. Dia selalu memberikan solusi,” katanya.


Marcus Thuram Puji Mike Maignan

Kiper AC Milan, Mike Maignan, berhasil menggagalkan tendangan penalti pemain Inter Milan, Hakan Calhanoglu, pada laga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (2411/2025). (AP Photo/Antonio Calanni)

Di sisi lain, Thuram tak lupa memberikan apresiasi kepada Maignan, yang ia sebut sebagai salah satu kiper terbaik di Eropa. Namun ia menegaskan bahwa derby bukanlah panggung untuk adu hebat antarkiper. “Ini bukan Sommer melawan Maignan. Ini Inter melawan Milan,” ujarnya lantang.

Thuram meminta para pendukung tetap percaya pada tim dan proyek yang tengah dibangun klub. Ia yakin satu kekalahan tidak akan menggoyahkan arah Inter musim ini.

“Yang terpenting adalah terus percaya pada diri sendiri, pada pelatih, dan pada proses. Perjalanan masih panjang dan kami siap belajar dari pertandingan ini,” tutupnya.

Sumber: Sky Italia


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya