Liputan6.com, Jakarta - Tirta Suparjo kembali bersinar dengan menjuarai dua kategori Darts National Competition (DNC) 2025 Series 06 yang berlangsung di PIK Avenue pada 22-23 November.
Dia memenangkan kategori steel tip usai melakoni laga dramatis melawan Dito Harudito. Dengan hasil ini, Tirta Suparjo selalu berjaya pada kategori steel tip DNC 2025.
Advertisement
"Senang, bangga juga sama sendiri bisa pertahankan gelar. Sebab juara itu gampang, tapi pertahankan gelar itu yang susah," katanya.
Pada laga final, Tirta menunjukkan kehebatannya dengan memimpin 3-1 dalam format best of nine. Namun, dia balik tertinggal 3-4. Dalam posisi nyaris kehilangan mahkota, Tirta bangkit dan merebut dua gim terakhir untuk mengamankan gelar.
"Awal main masih meraba, tapi DIto bermain cukup bagus. Saya juga berusaha kasih yang terbaik. Tapi di momen itu saya kehilangan fokus.Saya harus paksa fokus dan untungnya dapat dan Dito malah hilang," ungkapnya.
Selalu memenangkan kategori steel tip, Tirta Suparjo pun sangat diunggulkan bakal jadi juara nasional tahun ini. Ketika ditanya apakah dirinya bisa dikalahkan, Tirta mengaku tidak sabar menanti momen tersebut.
"Harusnya bisa, kalau ada yang latihan lebih ekstra. Jadi saya sangat menunggu, siapa yang bisa ngalahin. Karena saya juga senang, ada tandem, ada lawan, ada semangat lagi," tukasnya.
Putra Fajar Utama menempati posisi ketiga. Adapun peringkat keempat ditempati Fernando Alexandra, sementara posisi kelima ditempati Frangky, Rudy Rustandi, Michael Vesper, dan William Lee. Para pemenang berhak membawa pulang hadiah dengan total jutaan rupiah.
Tirta Suparjo Juga Perkasa di Soft Tip
Kategori Soft Tip Series 06 kembali mengusung format unik blind boubles, di mana setiap pemain dipasangkan secara acak dengan rekan baru pada hari pertandingan. Format ini menghadirkan dinamika tersendiri, memadukan strategi, adaptasi cepat, serta kerja sama spontan antar-darter.
Meski sempat mengalami beberapa kendala di awal permainannya, Tirta Suparjo kembali tampil luar biasa dan berhasil menjuarai kategori ini bersama partnernya, Tristan Valen Constantin.
Format Blind Doubles terbukti menjadi ruang belajar bagi darter pemula maupun intermediate untuk bermain bersama darter lain yang mungkin lebih berpengalaman. Selain kompetitif, kategori ini juga menghadirkan nuansa kekeluargaan dan meningkatkan keakraban di antara para peserta.