Donnarumma Ungkap Peran Haaland dalam Kepindahannya ke Manchester City

Gianluigi Donnarumma mengungkap bagaimana Erling Haaland mendorong kepindahannya dari PSG ke Manchester City dan menyebut sang striker sebagai ‘alien’.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 23 November 2025, 04:59 WIB
Kiper Manchester City asal Italia #25, Gianluigi Donnarumma, meninju bola dalam pertandingan Premier League antara Brentford dan Manchester City di Stadion Komunitas Gtech, London, pada 5 Oktober 2025. (Adrian Dennis/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Gianluigi Donnarumma membuka cerita di balik keputusan besar dalam kariernya. Kiper timnas Italia itu resmi meninggalkan Paris Saint-Germain pada batas akhir bursa transfer musim panas, dan bergabung dengan Manchester City.

Keputusan tersebut muncul setelah posisinya di PSG tergeser di bawah asuhan Luis Enrique. Klub asal Paris itu telah merekrut kiper baru, Lucas Chevalier, dari Lille.

Kini, Donnarumma tampil konsisten bersama skuad Pep Guardiola dan menjalin kedekatan dengan salah satu pemain paling menentukan di klub, Erling Haaland.


Haaland Berperan Meyakinkan Donnarumma

Kiper Manchester City asal Italia nomor punggung 25, Gianluigi Donnarumma, bermain dalam pertandingan Premier League antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 14 September 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Donnarumma mengungkapkan bahwa Haaland memainkan peran besar dalam keputusannya meninggalkan PSG. Ia menyebut komunikasi intens dengan striker Norwegia itu menjadi salah satu faktor penentu.

Dalam percakapan bersama Sky Sports, ia menjelaskan:

“Kemudian saya punya kesempatan datang ke sini, dia menulis kepada saya. Dia mendorong keras agar saya datang dan saya sangat berterima kasih untuk itu.”

Donnarumma menyebut hubungan keduanya terbangun secara alami sejak sebelum bertemu langsung. Ia menggambarkan Haaland sebagai pribadi sederhana dan hangat.


Sebut Haaland Lebih Unggul dari Mbappe

Kemenangan ini membawa Arsenal semakin dekat dengan Liverpool di puncak klasemen. The Gunners kini mengumpulkan 50 poin dari 24 pertandingan. Sementara itu, Manchester City tertahan di peringkat keempat dengan 41 poin, semakin jauh dari persaingan gelar. (AFP/Glyn Kirk)

Dalam interaksi dengan Daily Mail, Donnarumma menilai Haaland sebagai kompetitor yang lebih sulit dihadapi dibanding Kylian Mbappe. Ia mengapresiasi kekuatan tembakan kaki kiri Haaland dan ketajamannya.

“Saya pikir Erling punya tembakan paling keras. Ia berbeda dari Kylian. Mereka sama-sama sulit dihadapi, tapi saya lebih memilih Erling berada di sisi saya," ujar Donnarumma.

Donnarumma juga mengakui menghadapi Haaland sebagai lawan maupun teman akan selalu sulit karena kualitasnya dalam menciptakan peluang.


Adaptasi Cepat dan Performa di Manchester City

Penjaga gawang berusia 25 tahun itu sudah tampil dalam 12 pertandingan di semua kompetisi sejak kedatangannya dan mencatat enam clean sheet. Ia merasa adaptasinya berjalan mulus berkat dukungan rekan setim.

“Saya sedikit marah karena saya bisa menjaga lebih banyak. Saya tidak menyangka punya dampak positif begitu cepat di Premier League," lanjut Kiper Italia tersebut.

“Pada sesi latihan pertama terasa seperti saya sudah dua tahun di sini. Liganya sangat berbeda, banyak berlari dan intensitas tinggi, jadi saya harus cepat beradaptasi.”

Manchester City sedang kembali menemukan bentuk terbaik. Setelah awal musim yang tidak stabil, mereka kini hanya terpaut empat poin dari pemuncak klasemen, Arsenal.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya