BKSW Salurkan Green Term Loan Pertama Senilai Rp 300 miliar

Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menyediakan fasilitas green term loan sebesar Rp300 miliar yang menandai tonggak penting dalam perjalanan pembiayaan ESG Bank.

oleh Septian DenyDiterbitkan 21 November 2025, 13:30 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan, Rabu 10 September 2025, ditutup menguat 70,402 poin atau naik 0,92% ke level 7.699,007, dari penutupan Selasa (9/9/2025) di 7.626,605. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) memperkuat perannya sebagai mitra keuangan terpercaya bagi nasabah korporat dan institusional di Indonesia melalui penandatanganan fasilitas green term loan pertamanya dengan PT CSM Corporatama (Indorent), anak perusahaan dari PT Indomobil Multi Jasa Tbk, yang termasuk dalam Indomobil Group, salah satu konglomerat otomotif terbesar dan paling beragam di Indonesia.

Bisnis rental Indorent menyediakan layanan penyewaan kendaraan jangka pendek dan jangka panjang, outsourcing armada, serta solusi manajemen transportasi bagi klien korporasi dan institusi di seluruh Indonesia.

“Indorent menempatkan keberlanjutan sebagai pilar pendukung dalam strategi bisnis kami. Fasilitas green financing dari PT Bank QNB Indonesia Tbk membantu kami mempercepat integrasi kendaraan listrik ke dalam armada kami, selaras dengan prinsip ESG dan kriteria green project yang telah diakui. Dengan meningkatkan porsi kendaraan rendah emisi, kami mempunyai tujuan untuk menyediakan solusi mobilitas yang efisien dan andal bagi klien korporasi sekaligus mendukung tujuan nasional dalam pengurangan emisi karbon dan transisi energi," kata Direktur Utama PT CSM Corporatama, Harry Pramono, Jumat (21/11/2025).

Dengan armada yang terus berkembang dan kini berjumlah lebih dari 32.000 unit, mencakup mobil penumpang, kendaraan komersial, hingga unit khusus, bisnis rental Indorent mendukung berbagai kebutuhan mobilitas perusahaan secara nasional.

"Sebagai bagian dari Indomobil Group, Indorent terus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi mobilitas terkemuka. Integrasi kendaraan listrik ke dalam armada kami merupakan langkah strategis yang mencerminkan komitmen Indorent untuk menghadirkan layanan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan bagi klien korporasi yang mengutamakan standar kualitas dan kinerja terbaik,” lanjut dia.

 

Fasilitas Green Term Loan

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Fasilitas green term loan ini mendukung peralihan Indorent menuju armada yang lebih ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi, serta berkontribusi pada agenda nasional yang lebih luas untuk mobilitas berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan. Pembiayaan ini akan digunakan secara eksklusif untuk pengadaan kendaraan listrik, memperkuat langkah Indorent dalam mengintegrasikan kendaraan listrik ke dalam portofolionya dan turut membangun ekosistem transportasi rendah emisi.

Fasilitas ini mencerminkan komitmen PT Bank QNB Indonesia Tbk untuk mendukung transisi rendah karbon di Indonesia dengan menyalurkan pembiayaan ke proyek-proyek yang mendorong transportasi berkelanjutan, yang menjadikan Bank bagian dari transformasi Indorent dan percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

PT Bank QNB Indonesia Tbk akan menyediakan fasilitas green term loan sebesar Rp300 miliar yang menandai tonggak penting dalam perjalanan pembiayaan ESG Bank serta memperkuat kolaborasinya dengan perusahaan terkemuka di Indonesia.

 

Intip Strategi BKSW, Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi

Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menyatakan di tengah kompetisi yang ketat, perusahaan menyiapkan strategi bisnis yang tepat salah satunya dengan mendorong pendalaman pangsa pasar korporasi besar dan konglomerasi. Selain itu, anak perusahaan dari QNB Group itu juga memperluas cakupan ekosistem untuk mendorong pertumbuhan dan profit.

Presiden Direktur Bank QNB Indonesia Nick Groene mengatakan strategi itu akan diterapkan melalui transformasi digital untuk meningkatkan likuiditas bank.

“Bank akan terus memperkuat kehadirannya di sektor-sektor utama seperti Fast Moving Consumer Goods (FMCG), energi dan pertambangan, manufaktur, infrastruktur, serta ekonomi digital,” kata Groene, Rabu (5/11/2025).

Penguatan itu tambahnya akan dilakukan sambil memanfaatkan koridor perdagangan ASEAN-GCC dan solusi berbasis API untuk memperkuat relevansi di tingkat regional. Dengan dukungan QNB Group, ia menyebut, bank berupaya menggabungkan keahlian global dan wawasan lokal untuk menghadirkan solusi keuangan yang inovatif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

“Untuk menjaga pertumbuhan secara lebih hati-hati, Bank QNB Indonesia terus meningkatkan kapabilitas digitalnya sambil mempertahankan praktik manajemen risiko yang ketat,” katanya.

Dalam menjalankan bisnis, Bank QNB kata Groene berkomitmen menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) yang diimplementasikan secara struktural maupun kultural. “Kami menanamkan kesadaran risiko di setiap level, melalui pelatihan dan forum yang mendorong cara pikir manajemen risiko secara proaktif,” katanya.

 

Berdayakan Masyarakat Lokal

Karyawan berjalan di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Di luar aktivitas bisnis perbankan, pihaknya juga fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Bank mempromosikan literasi keuangan dan mulai mengembangkan program keberlanjutan lingkungan. Berkat visi dan misi tersebut, Presiden Direktur Bank QNB Indonesia Nick Groene, dinobatkan sebagai salah satu dari Top Young CEO 2025 oleh majalah Infobank.

Penghargaan tersebut diberikan kepada para pemimpin yang menunjukkan visi yang luar biasa, inovasi, dan ketangguhan dalam membentuk masa depan bisnis. Pengakuan tersebut tidak hanya mencerminkan kepemimpinan Nick, tetapi juga kinerja solid dan pertumbuhan berkelanjutan Bank QNB Indonesia di bawah arahannya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya