Liputan6.com, Jakarta Tim loncat indah Indonesia memasang target dua medali, masing-masing satu perak dan perunggu, di SEA Games 2025 Thailand.
Hal ini sebagaimana diungkap pelatih Ronald Herbintoro saat ditemui awak media di Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta pada Kamis (20/11/2025) pagi WIB.
Advertisement
Untuk diketahui, SEA Games edisi ini dijadwalkan bergulir mulai 9-20 Desember mendatang. Loncat indah sendiri akan memberangkatkan empat atlet, dengan rincian dua putri dan dua putra.
Ronald menyebut, Malaysia bakal jadi kompetitor utama Indonesia dalam perburuan medali mengingat status mereka sebagai juara bertahan.
Walau begitu, ada peluang besar loncat Indonesia bisa finis setidaknya di bawah Negeri Jiran, terutama untuk nomor putri. Sementara itu, persaingan nomor putra diyakini akan lebih berat.
"Loncat indah di SEA Games kita ditarget medali perak untuk putri, kemudian untuk putra perunggu. Memang kompetitior utama kita Malaysia, di putri khususnya," ungkap Ronald kepada awak media.
"Kalau di putra memang sedikit lebih berat, ada Thailand tuan rumah, ada Malaysia yang juara bertahan, kemudian ada Singapura. Jadi kita lebih kompetitif di putra," tambahnya.
Mulai Matangkan Atlet
Sementara itu terkait persiapan, Ronald menyebut secara teknis anak-anak asuhnya sudah siap 80 persen. Di tiga minggu terakhir para atlet akan dimatangkan agar siap berlaga dalam SEA Games 2025 Thailand.
"Untuk teknis, kita sudah 80 persen. Tinggal 3 minggu terakhir ini kita matangkan, khususnya yang putri, karena putri targetnya kita perak," kata Ronald lagi.
"Kita masih mencoba untuk bisa ke medali emas. Kita berupaya agar kita tetap ada semangat untuk maju terus. Kalau sekadar perak, nanti kita hanya bertahan di perak, tidak ada inovasi untuk bisa meraih emas," imbuh dia.
Sudah Punya Bekal
Ronald sendiri optimistis pada peluang anak-anak asuhnya memenuhi target di SEA Games 2025 sebab mereka telah mengantongi bekal penting.
Wakil putri sempat beruji coba lewat Kejuaraan Asia beberapa waktu lalu, dan berhasil meraih peringkat 3 di bawah China serta Malaysia.
"Insyaallah kalau di putri kita kemarin uji coba di Kejuaraan Asia, nomor 1-nya China, nomor 2 Malaysia, dan nomor 3 kita. Artinya di Asia Tenggara, kita masih bisa nomor 2 karena Filipina nomor 4, Thailand nomor 5 atau 6. Jadi kita masih optimistis di putri," jelas Ronald.