Penampakan Harimau Sumatera Sri Deli di Ragunan, Sempat Viral Disebut Kurus Ternyata Gemuk dan Sehat

Gubernur Pramono menduga video harimau Sri Deli yang viral belakangan ini adalah video lama zaman Covid-19.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 20 November 2025, 11:05 WIB
Harimau Sri Deli Tampak Sehat (Foto: Winda Nelfira/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung kondisi harimau Sumatera bernama Sri Deli di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Sebelumnya, harimau itu sempat viral disebut kurus dan tidak terawat terawat.

Pramono menyambangi kandang harimau Sri Deli dan melihat langsung kondisi hewan tersebut. Ia juga sempat memberi makan harimau berwarna khas jingga kecokelatan itu dan memastikan kondisi harimau dalam sehat dan tidak kurus.

“Sekarang kondisi Sri Deli ini sudah sangat besar dan teman-teman sudah lihat secara langsung kondisinya sangat sehat,” kata Pramono di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).

Video Viral Diduga Diambil Saat Covid-19

Harimau Sri Deli Tampak Sehat (Foto: Winda Nelfira/Liputan6.com)

Pramono menjelaskan, video harimau kurus yang belakangan viral di media sosial diambil saat Covid-19 melanda Tanah Air pada 2021-2022. Namun, dia menegaskan semua kondisi satwa di Ragunan kini dalam keadaan baik.

“Saya mendapatkan laporan kemungkinan video itu diambil ketika Covid kemarin sehingga kondisinya seperti itu,” kata dia.

Pramono juga menengok harimau miliknya yang juga dirawat di Ragunan. Harimau Benggala berwarna putih itu diberi nama Raja dan didapati juga dalam sehat.

 

Minta Pengelola Ragunan Jaga Ketat Penyimpanan Pakan Satwa

Harimau Sri Deli Tampak Sehat (Foto: Winda Nelfira/Liputan6.com)

Selain itu, Pramono juga telah melihat langsung area penyiapan pakan harian satwa di Ragunan. Dia meminta Dinas terkait untuk melakukan pengawasan ketat.

“Hal yang menjadi perhatian kami adalah tentang makanan atau pakan. Sehingga dengan demikian saya meminta kepada Kepala Dinas untuk yang begini dicek terus-menerus jangan sampai apa yang menjadi tuduhan yang diviralkan itu benar,” kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya