Ruben Amorim Minta Bantuan Legenda Eric Cantona untuk Pulihkan Kejayaan Manchester United

Tidak hanya fokus pada taktik dan konsistensi permainan Manchester United, Ruben Amorim ingin menghadirkan kembali aura kejayaan Old Trafford dengan melibatkan para legenda yang pernah mengukir sejarah emas bersama Setan Merah.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 19 November 2025, 14:40 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu (8/11/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, tengah menyiapkan langkah berbeda untuk mengembalikan kejayaan klub. Tidak hanya fokus pada taktik dan konsistensi permainan, manajer asal Portugal itu ingin menghadirkan kembali aura kejayaan Old Trafford dengan melibatkan para legenda yang pernah mengukir sejarah emas bersama Setan Merah.

Menurut laporan internal yang dikutip sejumlah media Inggris, Amorim memiliki ketertarikan besar untuk menjalin komunikasi intens dengan nama-nama besar seperti Eric Cantona, David Beckham, Paul Scholes, Teddy Sheringham, Andy Cole, hingga Dwight Yorke.

Para ikon yang pernah membawa United berjaya itu diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi skuad muda yang kini tengah ia bangun.


Keinginan Amorim

Ruben Amorim pada laga pekan ke-3 Premier League 2025/2026 antara Manchester United vs Burnley - AP Photo/Ian Hodgson

Seorang sumber dekat klub mengungkapkan bahwa Amorim memiliki “kekaguman dan apresiasi mendalam” terhadap para mantan bintang tersebut. Ia ingin para legenda itu hadir untuk berbagi pengalaman, cerita, hingga wawasan mengenai apa artinya mengenakan lambang Manchester United.

“Sepanjang kariernya, Ruben selalu menyukai ketika para mantan pemain datang berinteraksi dengan tim, membagikan pengetahuan dan kisah tentang tekanan serta kehormatan bermain untuk klub,” ujar sang sumber.

Amorim dinilai memahami betul bagaimana tekanan besar justru dapat membentuk karakter. Pengalamannya bermain di Benfica, salah satu klub dengan ekspektasi tinggi di Portugal membuatnya ingin menularkan cara memanfaatkan tekanan sebagai alat untuk berkembang, baik sebagai pemain maupun pribadi.


Amorim Cinta Cantona

Mantan pemain sepak bola dan aktor Prancis, Eric Cantona, meninggalkan ruangan setelah menghadiri upacara pemakaman aktor Prancis-Denmark, Niels Arestrup, di luar Gereja Saint-Roch di Paris, pada 10 Desember 2024. (STEPHANE DE SAKUTIN/AFP)

United sendiri sedang menunjukkan tren positif. Mereka tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir Premier League, sebuah sinyal bahwa proyek Amorim mulai menemukan ritme yang stabil.

Namun, ada satu nama yang disebut mendapat perhatian khusus dari pelatih berusia 39 tahun tersebut: Eric Cantona. Sang “King”, yang menjadi katalisator kebangkitan United di awal era kejayaan Sir Alex Ferguson, dianggap sebagai simbol sempurna dari karakter Setan Merah.

“Ruben mencintai sosok Cantona. Baginya, Cantona adalah perwujudan semangat dan aura Manchester United. Ia ingin energi dan warisan itu kembali dirasakan seluruh skuad,” lanjut sumber tersebut.


Harapan Amorim

Pelatih Ruben Amorim yang didatangkan untuk menggantikan posisi Erik ten Hag pada November 2024 lalu gagal memperbaiki performa The Red Devils di kancah domestik. (Oli SCARFF/AFP)

Dengan memadukan pendekatan modern dan warisan masa lalu, Amorim berharap bisa menularkan DNA kemenangan kepada generasi baru United.

Langkah ini menjadi salah satu strategi uniknya untuk memastikan klub tidak hanya berkembang secara taktik, tetapi juga kuat secara identitas, sesuatu yang menurut banyak penggemar telah lama hilang dari Old Trafford.

Jika rencana ini berjalan mulus, romantisme kejayaan masa lalu mungkin saja menjadi kunci dalam membangun masa depan Manchester United.

Sumber: The Sun


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya