Komentar Pedas Luciano Moggi: Juventus Masih Keropos, Spalletti Bukan Solusi Ideal

Luciano Moggi melontarkan kritik pedas untuk Juventus musim 2025/2026. Ia menilai lini tengah Bianconeri masih rapuh dan Luciano Spalletti bukan solusi ideal. Simak analisis lengkapnya di sini.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 17 November 2025, 20:46 WIB
Pemain Juventus, Kenan Yildiz, merayakan gol bersama Dusan Vlahovic dalam laga Serie A melawan Inter Milan di Allianz Stadium, Turin, Italia, Sabtu, 13 September 2025. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta Luciano Moggi memberikan komentar pedas pada komposisi pemain dan pelatih di skuad Juventus musim 2025/2026. Sang mantan Direktur Olahraga itu menilai Juventus harus memperkuat lini tengah dan Luciano Spalleti bukan pelatih yang tepat.

Juventus baru saja membuat perubahan di kursi pelatih. Igo Tudor diberhentikan usai rangkaian laga tanpa kemenangan di semua ajang. Sebagai gantinya, Luciano Spalletti dipilih jadi pelatih Dusan Vlahovic dan kolega.

Spalletti dinilai sebagai sosok yang tepat untuk menatap ulang klub asal Turin. Dia punya pengalaman panjang di sepak bola Italia. Dia pernah membawa Napoli meraih scudetto hingga akhirnya dipercaya jadi pelatih Timnas Italia.

Meskipun punya reputasi mentereng, Luciano Moggi meragukan Spalletti. Bukan hanya pelatih, Moggi juga meragukan komposisi pemain Juventus cukup kompetitif untuk bersaing di top level sepak bola Eropa pada musim ini.


Lini Tengah Masih Keropos, Juventus Perlu Perombakan Total

Pemain Juventus, Kenan Yildiz, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Genoa, pada laga Liga Italia, di Allianz Stadium, Turin, Minggu (30/3/2025) dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Salah satu sorotan Moggi tertuju pada lini tengah. Dia menilai Weston McKennie dan kolega belum berada di top level. Bahkan, Moggi tidak menahan kritikannya terhadap kualitas lini tengah Juventus.

“Sektor mana yang harus diperkuat Juventus? Anda harus bertanya kepada pelatih dan klub. Tapi menurut saya, lini tengahlah yang harus diperkuat,” ujarnya dalam wawancara dengan TuttoMercatoWeb. Ia menilai bahwa proyek perombakan musim panas lalu gagal menjawab kebutuhan tim.

"Saat ini, hanya ada satu gelandang tangguh di klub: Thuram. Dan itu belum cukup," sambungnya.

Penilaian tersebut selaras dengan langkah CEO Juventus, Damien Comolli, yang menjadikan sektor gelandang sebagai prioritas utama dalam perencanaan transfer 2026. Meski begitu, belum jelas apakah perbaikan tersebut akan dilakukan pada Januari atau menunggu jendela musim panas.


Spalletti Dinilai Tak Cukup untuk Selamatkan Juventus

Luciano Spalletti memberikan instruksi kepada pemain Juventus. (Marco BERTORELLO / AFP)

Selain menyoroti kelemahan skuad, Moggi juga berbicara tentang posisi Luciano Spalletti sebagai pelatih baru Juventus. Meski mengakui kualitasnya, ia meragukan kemampuan Spalletti dalam membawa tim ini kembali ke level kompetitif tertinggi.

Bagi Moggi, skuad yang tersedia saat ini masih terlalu terbatas secara teknis untuk memenuhi ekspektasi besar klub.

“Spalletti memberikan dampak yang baik. Dia memiliki sikap seorang pelatih hebat. Dia seharusnya bisa dipercaya oleh para pemain muda ini dan meningkatkan performa mereka. Namun, tim ini belum terbentuk dengan baik, dan meningkatkan performa saja tidak cukup untuk memenangkan trofi,” ujar Moggi.

Sumber: JuveFC


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya