Juventus Gagal Pulangkan Kenan Yildiz Lebih Cepat, Timnas Turki Tegaskan Prioritas

Juventus mencoba meminta Kenan Yildiz dipulangkan lebih cepat dari pemusatan latihan Timnas Turki, tetapi permintaan tersebut ditolak karena masih ada satu laga penting kontra Spanyol di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 17 November 2025, 20:20 WIB
Kenan Yildiz dari Juventus bereaksi setelah mencetak gol dalam pertandingan Grup G Piala Dunia Antarklub antara Juventus dan Wydad Casablanca di Philadelphia, Minggu, 22 Juni 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Liputan6.com, Jakarta Kenan Yildiz menjadi fokus Juventus menjelang laga lanjutan Serie A akhir pekan nanti, karena sang pemain tidak dapat kembali lebih cepat dari tugas internasional bersama Timnas Turki. Juventus kabarnya berharap sang pemain bisa pulang sebelum agenda FIFA berakhir untuk mempercepat persiapan menghadapi laga tandang melawan Fiorentina. Akan tetapi, keinginan klub asal Turin itu tidak berjalan sesuai rencana.

Timnas Turki menegaskan bahwa mereka masih membutuhkan Kenan Yildiz hingga pertandingan pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa kontra Spanyol di Sevilla. Meski Turki sudah mengamankan posisi dua besar, pelatih Vincenzo Montella tetap ingin memainkan skuad terbaiknya untuk laga terakhir tersebut. Situasi ini membuat Juventus harus menunggu sampai agenda FIFA selesai sepenuhnya.

Di sisi lain, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mengingat Kenan Yildiz hanya berjarak satu kartu dari hukuman larangan bermain untuk babak playoff pada Maret mendatang. Meski demikian, Turki bersikeras mempertahankan sang pemain hingga pertandingan selesai tanpa kompromi.


Turki Menolak Melepas Kenan Yildiz Lebih Cepat

Kenan Yildiz, winger Turki ditarik bajunya oleh bek Belanda Steven De Vrij pada laga perempat final Euro 2024 (AP)

Menurut pemberitaan Tuttosport, Juventus mencoba meminta keringanan kepada pihak Timnas Turki agar Kenan Yildiz bisa kembali lebih awal ke markas tim. Pertandingan kontra Spanyol dinilai sudah tidak terlalu menentukan karena peluang Turki untuk merebut posisi pertama hampir mustahil setelah kalah enam gol tanpa balas pada pertemuan pertama.

Meski argumen itu cukup masuk akal bagi Juventus, respons yang diterima ternyata jauh dari harapan. Federasi sepak bola Turki tetap menginginkan Kenan Yildiz bertahan karena pertarungan kontra Spanyol bukan sekadar pertandingan biasa. Mereka menilai mentalitas, motivasi tim, serta kehormatan negara tetap menjadi prioritas utama meski posisi di klasemen sudah aman.

Selain itu, Turki diyakini menilai pertandingan tersebut penting untuk terus menjaga ritme permainan Yildiz yang sedang naik daun di level klub. Meskipun sang pemain tidak puas akan performanya saat menang 2-0 atas Bulgaria, laga kontra Spanyol dipandang sebagai kesempatan untuk pembuktian diri di panggung kompetitif yang lebih tinggi.


Kenan Yildiz Dapat Perlakuan Berbeda dari Hakan Calhanoglu

Gelandang Turki #10, Hakan Calhanoglu, merayakan gol pertama timnya dari titik penalti bersama rekan-rekannya selama pertandingan leg kedua play-off UEFA Nations League A/B antara Hungaria dan Turki di Budapest, Hungaria, pada tanggal 23 Maret 2025. (Attila KISBENEDEK/AFP)

Keputusan Timnas Turki mempertahankan Kenan Yildiz menuai perbandingan dengan perlakuan yang diberikan kepada kapten tim, Hakan Calhanoglu. Gelandang Inter Milan itu mendapatkan izin untuk meninggalkan pemusatan latihan lebih awal. Namun, keputusan tersebut bukan karena alasan teknis atau prioritas tim, melainkan karena cedera tangan yang membuatnya tidak dapat tampil.

Situasi tersebut membuat Juventus harus menerima kenyataan bahwa Kenan Yildiz baru akan kembali ke Turin pada Rabu pagi waktu setempat. Setelah itu, pemain berusia 20 tahun tersebut langsung dijadwalkan kembali berlatih jelang pertandingan tandang melawan Fiorentina, di mana kondisi fisik dan kebugarannya menjadi perhatian utama. Juventus memahami keputusan Turki, tetapi tetap berharap pemain mudanya bisa kembali dalam keadaan siap tempur.

Sumber: Tuttosport, juvefc.com


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya