Rothen Singgung Perlakuan Spesial Les Blues untuk Kylian Mbappe: Ancaman Halus bagi Harmoni Timnas Prancis?

Rothen menuding Mbappe mendapat perlakuan spesial usai cedera lawan Ukraina. Benarkah ini bisa memicu masalah di ruang ganti Prancis?

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 16 November 2025, 10:29 WIB
Selebrasi gol Kylian Mbappe pada laga Timnas Prancis melawan Timnas Ukraina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa - AP Photo/Christophe Ena

Liputan6.com, Jakarta Kylian Mbappe kembali mencuri sorotan setelah tampil luar biasa saat Prancis menghajar Ukraina 4-0 pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Sang kapten menjadi motor serangan Les Bleus dan berkontribusi langsung dalam kemenangan telak tersebut. Aksi-aksinya tak hanya menentukan, tetapi juga mengangkat kepercayaan diri tim di laga krusial itu.

Performa Mbappe bahkan terasa istimewa karena ia mampu menunjukkan kelasnya sejak menit awal. Dua gol yang ia sarangkan, termasuk eksekusi penalti bergaya Panenka, membuat publik Parc des Princes bergemuruh. Nama sang penyerang kembali jadi headline berkat penampilan yang memadukan efektivitas dan keberanian dalam mengambil keputusan.

Tak berhenti sampai di situ, kemenangan tersebut juga menjadi momen historis bagi Mbappe. Torehan dua gol itu membuatnya menembus catatan 400 gol sepanjang karier, sebuah angka fenomenal untuk pemain yang baru berusia 26 tahun. Ia kini tercatat sebagai pemain termuda yang mencapai milestone tersebut.

Namun di balik euforia itu, kabar kurang menyenangkan muncul menjelang laga terakhir Prancis dalam jeda internasional ini. Mbappe mengalami permasalahan pada pergelangan kaki dan situasi tersebut menjadi awal dari kontroversi yang ikut menggema di Prancis.


Mbappe Diizinkan Pulang ke Madrid Usai Cedera

Aksi Kylian Mbappe pada laga Timnas Prancis vs Timnas Ukraina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa - AP Photo/Christophe Ena

Seusai kemenangan telak atas Ukraina, timnas Prancis mendapat kabar yang tidak diharapkan. Mbappe mengalami peradangan pada pergelangan kaki kanannya, cedera yang membuatnya tidak bisa ambil bagian dalam laga berikutnya melawan Azerbaijan. Cedera itu dinilai membutuhkan pemeriksaan lanjutan di Madrid, sehingga keputusan dibuat untuk memulangkan sang pemain lebih cepat.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) segera mengeluarkan pernyataan resmi mengenai situasi tersebut. Mereka memastikan bahwa Mbappe bersama Manu Kone dan Eduardo Camavinga dibebaskan kembali ke klub masing-masing. Ketiganya tidak ikut dalam perjalanan skuad Les Bleus ke Baku untuk laga berikutnya yang dijadwalkan pada Minggu malam waktu setempat.

Dalam pernyataan itu, FFF menjelaskan secara terperinci alasan pemanggilan pulang para pemain tersebut. Kone harus absen karena akumulasi kartu kuning, sementara Camavinga mengalami cedera otot hamstring kiri. Adapun Mbappe masih merasakan peradangan di pergelangan kaki kanan sehingga memerlukan pemeriksaan lanjutan di ibu kota Spanyol.

Lanjut Baca:

Federasi menutup pernyataan dengan memastikan bahwa Mbappe akan menjalani pemeriksaan medis di Madrid. “Mbappe masih mengalami peradangan di pergelangan kaki kanannya, yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Ia akan menjalani tes ini hari ini di Madrid,” tulis FFF dalam rilis resminya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya