Muncul Potensi Longsor Susulan di Cilacap, Warga Cibeunying Resah

Warga Desa Cibunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dirundung rasa khawatir, seturut meningkatnya potensi longsor susulan.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 15 November 2025, 11:13 WIB
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah. (Liputan6.com/ Dok Basarnas Cilacap)

Liputan6.com, Cilacap - Warga Desa Cibunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dirundung rasa khawatir, seturut meningkatnya potensi longsor susulan setelah longsor besar menimbun belasan rumah di Dusun Cibuyut dan Tarukahan (Cibonto), Kamis lalu.

Pasalnya, berdasar informasi dari warga dusun bagian atas, muncul rekahan tanah yang sewaktu-waktu bisa longsor.

BACA JUGA: Longsor di Lembah Anai, Batu Besar Tutup Jalur Padang-Bukittinggi

"Sudah ada beberapa informasi bahwa terjadi gerakan tanah kembali dari daerah atas, dari Nagari itu," kata Kusnana, tokoh warga setempat, Jumat (14/11/2025).

Menurut dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap juga telah memperingatkan potensi longsor susulan. Sebab, saat ini hujan deras nyaris tiap hari terjadi di kawasan tersebut.

"Ini memang ada warning dari BPBD bahwa kemungkinan ada longsor susulan," ujarnya.

Kekhawatiran bukan hanya di dua dusun terdampak. Warga di luar dusun pun turut khawatir. Sebab, luncuran material longsor dari Dusun Nagari sulit diprediksi.

Dia mengungkapkan, sebelum peristiwa longsor, sejumlah warga di Dusun Cibuyut sisi timur telah dievakuasi setelah muncul rekahan tanah di bagian atas dusun. Namun ternyata luncuran tanah justru ke arah sebaliknya, yakni barat.

"Longsorannya itu yang dievakuasi sebelah timur, ternyata lari tanah itu ke arah barat selatan. Jadi bergeser dari prediksi awal," tuturnya.

20 Orang Masih Hilang

Pada hari kedua pencarian, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi satu korban meninggal atas nama Wahyuni. Dengan demikian, korban meninggal tercatat tiga orang.

Dua jenazah korban sebelumnya ditemukan pada malam seusai kejadian. Berdasar dari dari Pemerintah Desa Cibeunying, dua jenazah korban yang ditemukan di awal adalaj Maya Dwi Safitri (anak Wahyuni), dan Julia Lestari.

Sementara, operasi SAR fokus pada pencarian korban longsor di Dusun Tarukahan (Worksite B) dan Dusun Cibuyut (Worksite A). Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian sejak pagi hingga sore hari, sebelum operasi ditutup sementara pada pukul 17.00 WIB untuk evaluasi.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, mengatakan proses pencarian berjalan intensif di dua lokasi terdampak.

Hingga Sabtu (15/11/2025) pagi, total korban yang terdata berjumlah 46 orang. Dengan rincian 23 selamat, tiga meninggal dunia, dan 20 masih dalam pencarian.

 

Reporter: M Ridlo

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya