Liputan6.com, Beijing - Di balik warna yang tersimpan berbagai makna, ada beberapa barang yang menjelaskan simbol dan cerita. Salah satunya sebuah topi berwarna hijau di China memiliki arti unik bagi pria yang memakainya, di mana menjadi tanda jika istrinya berselingkuh.
Asal-usulnya sekitar 2.000 tahun yang lalu di Tiongkok kuno. Hijau dianggap sebagai warna rendah karena hasilnya dari pencampuran biru dan kuning. Sementara itu, warna primer seperti merah, kuning, biru, putih, dan hitam sebagai arti warna yang dihormati. dilansir dari SCMP, Sabtu (15/11/2025).
Advertisement
Para kaisar, menteri, dan pejabat saja yang dapat mengenakan warna terhormat, karena hijau dipakai sebagai tanda rendahan bagi rakyat jelata atau pejabat rendahan.
Lahirnya arti ini juga berasal dari Dinasti Tang, pejabat yang bersalah dipaksa mengenakan warna hijau. Apabila pelanggaran yang dibuat semakin parah, semakin lama juga mereka mengenakannya.
Untuk di Dinasti Yuan, pria yang memiliki kerabat bekerja sebagai pekerja seks komersial harus memakai penutup kepala berwarna hijau. Lalu dinasti Ming juga melihatnya menjadi penghinaan verbal bagi pria yang istrinya tidak setia.
Arti Warna dari Sejarah
Seluruh arti dari berbagai dinasti yang telah beredar pada masa itu menggambarkan betapa kerasnya warna hijau membentuk status seseorang.
Kini, arti dari mengenakan topi berwarna hijau merujuk pria yang istrinya selingkuh.
Sehingga banyak netizen mulai bercanda dan selalu ingat jika seseorang yang mengenakan topi hijau menandakan dirinya telah mengalami cobaan hidup dari sang istri.
Penggunaan warna hijau di China ini menarik perhatian publik, yang melihatnya bukan sebagai estetika atau fashion. Terlebih lagi dihubungkan dengan kehormatan seorang pria membuat warna itu semakin tidak digemari.